Berita

Konferensi pers bertajuk “Ganyang Penjajahan Gaya Baru: Tolak BOP!” di Kwitang, Jakarta Pusat. (Foto: Istimewa)

Politik

Generasi Muda Mathla'ul Anwar:

Konflik Timteng Jadi Momentum RI Keluar dari Board of Peace

SABTU, 07 MARET 2026 | 00:03 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemerintah Indonesia perlu mengambil sikap tegas dengan menarik diri dari forum Board of Peace (BoP).

Demikian penegasan Ketua Umum Generasi Muda Mathla'ul Anwar, Ahmad Nawawi dalam konferensi pers bertajuk “Ganyang Penjajahan Gaya Baru: Tolak BoP!”  di Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat 6 Maret 2026.


menilai, langkah keluar dari BoP perlu didorong oleh seluruh elemen masyarakat agar pemerintah segera mengambil keputusan yang jelas terkait posisi Indonesia dalam forum tersebut.

menilai, langkah keluar dari BoP perlu didorong oleh seluruh elemen masyarakat agar pemerintah segera mengambil keputusan yang jelas terkait posisi Indonesia dalam forum tersebut.

“Memang harus ada dorongan dari seluruh elemen mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk menyatakan secara tegas kita menyatakan keluar dari BoP,” kata Nawawi di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat 6 Maret 2026.

Nawawi mengatakan, momentum untuk keluar dari forum tersebut semakin kuat, terutama setelah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah (Timteng) yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel.

Nawawi berpandangan, situasi tersebut dapat menjadi alasan bagi Indonesia untuk mengevaluasi keterlibatannya dalam forum yang mengklaim diri sebagai wadah perdamaian.

“Saya pikir ini exit doornya itu sudah pas ketika memang Amerika dan Israel hari ini membom, melanggar hukum internasional menyerang Iran,” kata Nawawi.

Kondisi tersebut, lanjut Nawawi, justru menunjukkan kontradiksi dengan narasi perdamaian yang selama ini dibangun melalui forum tersebut.

“Mereka katanya memimpin Dewan Perdamaian, tapi mereka juga menciptakan perang," kata Nawawi. 

Situasi ini, mendesak para aktivis muda menggelar aksi damai pada Sabtu-Minggu, 7-8 Maret 2026 pukul 17.00 WIB di sekitar Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Gambir, Jakarta Pusat.

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

UPDATE

Program Kurban Presiden dari APBN Punya Dampak Sosial dan Ekonomi

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:20

Isu Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret Tak Terkait dengan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:11

Belum Hari Kemerdekaan, Rupiah Sudah di Atas Rp17.845 per Dolar AS

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:10

Bantuan Kurban Presiden dari APBN Lebih Tepat Disebut Program Sosial

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:06

Guru Berhak Dapat Kehidupan Layak Sesuai Pasal 27 UUD 1945

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:02

Iduladha di KBRI Madrid Jadi Obat Rindu Diaspora pada Masakan Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:57

Pimpin Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal, Nasaruddin Umar: InsyaAllah Aman dan Sesuai Syariat

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:48

Harga Emas Antam Ambruk Rp31.000, Turun ke Rp2,75 Juta per Gram

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:40

Tak Boleh Asal Sembelih, Ini Standar Kurban Ketat di Istiqlal

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:26

Pemerintah Kejar Net Zero Emission Lewat Proyek Panas Bumi

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23

Selengkapnya