Berita

Peluncuran buku Menggugat Republik karya Syahganda Nainggolan di Bandung, Jawa Barat, Kamis, 5 Maret 2026. (Foto: Dok. GREAT Institute)

Politik

Syahganda Sebut Presiden RI Ideologis hanya Soekarno dan Prabowo

KAMIS, 05 MARET 2026 | 21:23 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Hingga saat ini baru Soekarno dan Prabowo Subianto yang dinilai sebagai presiden Indonesia dengan ideologi kuat.

Demikian antara lain pandangan Ketua Dewan Direktur GREAT Institute, Syahganda Nainggolan saat meluncurkan buku berjudul Menggugat Republik di Aula Barat Institut Teknologi Bandung di Bandung, Kamis, 5 Maret 2026.

Menurut Syahganda, nasionalisme Soekarno pada masa muda berbeda dengan ketika memasuki usia tua yang dinilainya lebih pragmatis. Sementara itu, ia menilai Prabowo tetap mempertahankan ideologi kuat hingga usia 75 tahun.


Pandangan itu juga ia tuangkan dalam bukunya yang sebagian ditulis saat berada di penjara, termasuk pembahasan mengenai nasionalisme pada masa muda Soekarno.

Syahganda juga menyinggung perjalanan aktivismenya sejak masa mahasiswa hingga menjadi penulis dan pemikir. Ia menyebut semangat perjuangan untuk kepentingan bangsa telah tertanam sejak aktif di lingkungan gerakan mahasiswa di ITB.

Menurutnya, gerakan mahasiswa pada masa itu berani menyuarakan kebenaran meski menghadapi berbagai tekanan. Ia juga menyinggung keterlibatan aktivis dari berbagai kampus, termasuk Universitas Padjadjaran dalam membangun gerakan sosial seperti gerakan buruh dan gerakan rakyat.

“Perjuangan tersebut masih relevan hingga saat ini,” ujar Syahganda.

Peluncuran buku tersebut dirangkaikan dengan seminar nasional bertema Prabowonomics, Demokrasi dan Arah Republik ke Depan, yang diakhiri dengan buka puasa bersama.

Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Moh Jumhur Hidayat.

Hadir pula pengamat politik Rocky Gerung, anggota Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian, Ketua Komisi XI DPR Muhammad Misbakhun, Rektor ITB Tatacipta Dirgantara, serta selebritas Raffi Ahmad.

Syahganda juga menyinggung tantangan pemerintahan saat ini, mulai dari kondisi ekonomi masyarakat, penciptaan lapangan kerja, hingga penguatan program sosial.

Dalam kesempatan itu, ia turut mengapresiasi pengaruh besar Raffi Ahmad di media sosial yang memiliki puluhan juta pengikut. Ia berharap figur publik dapat ikut berkontribusi dalam menyebarkan gagasan kebangsaan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya