Berita

Menteri Perdagangan, Budi Santoso. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Bisnis

Kemendag Kumpulkan Eksportir Bahas Dampak Penutupan Selat Hormuz

KAMIS, 05 MARET 2026 | 16:41 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pemerintah mengantisipasi potensi gangguan perdagangan setelah penutupan Selat Hormuz akibat konflik Iran dengan Israel dan Amerika Serikat. 

Jalur laut di Timur Tengah itu merupakan salah satu rute penting bagi perdagangan global, termasuk arus ekspor dan pasokan bahan baku.

Untuk memetakan dampaknya, Kementerian Perdagangan (Kemendag) berencana bertemu para eksportir guna membahas persoalan yang mungkin muncul di lapangan.


“Rencananya besok kami ketemu para eksportir," kata Menteri Perdagangan Budi Santoso di Jakarta, Kamis 5 Maret 2026.

Pertemuan tersebut juga akan melibatkan Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia. Pemerintah ingin mengetahui secara teknis kendala yang dirasakan eksportir, termasuk kemungkinan gangguan pada industri yang bergantung pada bahan baku impor dari kawasan Teluk.

“Saya pengen tahu secara teknis kira-kira masalahnya di mana para eksportir itu,” ujar Budi.

Hingga kini, Kemendag mengaku belum dapat memastikan dampak langsung terhadap volume ekspor nasional. 

Perhitungan masih dilakukan bersama Badan Kebijakan Perdagangan sambil menunggu masukan dari pelaku usaha.

Selain itu, pemerintah juga belum memetakan komoditas yang paling terdampak. 

Namun Kemendag menilai gangguan berpotensi dirasakan sektor produksi yang bergantung pada pasokan bahan baku dari negara-negara kawasan Teluk jika jalur perdagangan di Selat Hormuz terus terganggu.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya