Berita

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron di Jakarta, Selasa, 3 Maret 2026. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Bisnis

Masyarakat Jangan Panik, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman saat Lebaran

KAMIS, 05 MARET 2026 | 00:10 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

PT Pertamina menjamin ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional terpenuhi untuk kebutuhan Ramadan dan Idulfitri 2026. 

Hal itu disampaikan langsung oleh Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron kepada wartawan di Jakarta, Selasa, 3 Maret 2026. 

Kepastian stok BBM aman disampaikan mengingat kekhawatiran global akibat memanasnya konflik militer antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel. 


Pertamina dalam menjaga stabilitas pasokan terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan mengoptimalkan tata kelola impor energi yang baik. 

Masyarakat pun diimbau untuk tidak panik dan tetap tenang dalam menyikapi situasi geopolitik yang ada.

“Jadi masyarakat tidak perlu panik. Dan kami dari sisi Pertamina, dari semua unsur Pertamina Group akan mendukung, dan akan tergabung di dalam satuan tugas Ramadan dan Idul Fitri,” tegas Baron. 

Di hilir, Pertamina Patra Niaga yang menjadi ujung tombak dalam pelayanan energi telah menyiapkan infrastruktur distribusi energi meliputi 7.885 SPBU, 6.777 Pertashop, 6.662 agen LPG, dan 223 agen minyak tanah.

“Untuk memberikan layanan yang optimal, Pertamina juga telah menyediakan layanan energi pendukung di jalur potensial baik di jalur tol, jalur wisata, dan jalur lintas utama yang menjadi titik keramaian pemudik,” ungkap Baron. 

Layanan energi pendukung itu adalah SPBU 24 Jam sebanyak 2.074 unit, Agen LPG Siaga sebanyak 6.300 unit, 96 unit Layanan BBM Modular, serta Layanan Kiosk Pertamina Siaga di 64 lokasi. 

Motorist atau Pertamina Delivery Service (PDS) BBM sebanyak 200 unit, PDS Bright Gas 2.701 outlet dan mobil tangki stand by 200 unit juga siap bergerak. 

Sementara di sektor hulu, melalui PT Pertamina Hulu Energi, Baron menyampaikan Pertamina berupaya menjaga laju produksi. 

Pada Januari hingga Maret 2026, tingkat lifting mencapai 386.000 barel minyak per hari (bopd).


Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya