Berita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Foto: RMOL)

Politik

Antisipasi Perang Dunia, AHY Ajak Perkuat Soliditas Hadapi Skenario Terburuk

RABU, 04 MARET 2026 | 19:40 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan pemahamannya atas ketidakhadiran Presiden RI Prabowo Subianto dalam acara buka puasa bersama Partai Demokrat.

AHY menjelaskan bahwa Presiden Prabowo memiliki agenda yang sangat padat dalam beberapa waktu terakhir. Sehingga presiden mungkin mengalami kelelahan.

“Kami sangat memahami, semalam beliau sampai jam setengah 12 malam. Beliau juga belum lama kembali dari perjalanan panjang dari luar negeri. Kita doakan semoga lekas pulih,” ujar AHY di Hotel Fairmont Jakarta, Jalan Asia Afrika No.8, Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu, 4 Maret 2026.


Dalam kesempatan itu, AHY turut menyinggung situasi geopolitik global yang kian memanas. Ia menilai Ramadan yang seharusnya menghadirkan ketenangan batin justru diwarnai dengan ketidakpastian dan eskalasi konflik di berbagai kawasan.

“Kita tentu ingin mencegah terjadinya perang dunia ketiga,” tegasnya.

AHY juga mengucapkan terima kasih atas inisiatif pertemuan yang digelar pemerintah untuk membahas berbagai kemungkinan skenario terburuk akibat dinamika global tersebut.

“Kita harus mempersiapkan diri untuk mengantisipasi dan memitigasi apa pun yang bisa datang, khususnya di sektor ekonomi, energi, dan pangan,” jelasnya.

Menurut AHY, tidak ada konflik yang tidak bisa diselesaikan selama para pemimpin dunia mengedepankan dialog dan kepentingan kemanusiaan.

Lebih jauh, AHY menegaskan bahwa tantangan global tidak hanya soal geopolitik. Dunia juga menghadapi persoalan besar yang tidak bisa ditunda penyelesaiannya, mulai dari pemanasan global dan krisis iklim, pertumbuhan populasi manusia, semakin terbatasnya sumber daya alam, arus urbanisasi yang begitu cepat, disrupsi teknologi, hingga disparitas ketimpangan ekonomi dan wilayah.

“Tantangan-tantangan itu seharusnya menyatukan, bukan memecah belah,” ujarnya.

Karena itu, AHY menekankan pentingnya implementasi visi besar pembangunan nasional yang tertuang di Asta Cita yang telah digagas Presiden Prabowo Subianto. 

Menutup pernyataannya, AHY menegaskan bahwa Partai Demokrat akan mendukung penuh dan mengawal jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. 

Komitmen tersebut, kata dia, diwujudkan melalui kerja nyata, soliditas, serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan nasional maupun global demi kepentingan rakyat dan masa depan Indonesia.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Komisi XIII DPR Segera Panggil Pejabat Terkait soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Ajukan Kasasi, Nadiem Tak Akan Menerima Hasil Apapun di Luar Bebas

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Respons Demo Buruh, Dasco: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026

Kamis, 24 September 2026 | 14:15

PAN: Ambang Batas Parlemen Perlu Hati-hati, Jangan Lebih dari 4 Persen

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Usai Antar Giuseppe Garibaldi, Perwakilan Angkatan Laut Italia Temui Prabowo

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Dasco Pastikan DPR Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 13:58

MGLV Kantongi Fasilitas BNI, Ekspansi Data Center Jababeka dan Batang Digenjot

Kamis, 24 September 2026 | 13:51

Demo Buruh di Depan UOB Plaza: Jalur Utama Jakarta Pusat Dialihkan!

Kamis, 24 September 2026 | 13:40

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem

Kamis, 24 September 2026 | 13:39

UU Pengaturan Reforma Agraria jadi Kado Manis Petani untuk Berdaulat

Kamis, 24 September 2026 | 13:32

Selengkapnya