Berita

Presiden Prabowo Subianto dengan para tokoh bangsa di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026 malam. (Foto: Setneg)

Politik

Prabowo Tunjukkan Soliditas Elite Lewat Pertemuan dengan Mantan Presiden

RABU, 04 MARET 2026 | 10:08 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengamat politik Nurul Fatta menilai pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan para tokoh bangsa di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026 malam, mengandung pesan strategis terkait arah kebijakan nasional.

Menurutnya, langkah tersebut mengirim sinyal bahwa kebijakan luar negeri dan kebijakan ekonomi Indonesia tidak bersifat personal ataupun sektoral, melainkan merupakan bagian dari kesinambungan lintas generasi pemerintahan.

“Ada kesinambungan, ada institutional memory, dan ada rasa tanggung jawab bersama terhadap arah bangsa,” ujar Nurul Fatta kepada RMOL, Rabu, 4 Maret 2026.


Ia menilai, pengalaman para pemimpin sebelumnya menjadi bagian dari memori institusional yang penting dalam menjaga konsistensi arah kebijakan negara, terutama di tengah tekanan global yang semakin kompleks.

Pada akhirnya, kata dia, konsolidasi tersebut ingin menunjukkan bahwa stabilitas politik pemerintahan saat ini tetap terjaga.

“Konsolidasi semacam ini memperlihatkan bahwa, di tengah dinamika internasional, stabilitas politik Indonesia tetap terjaga dan kohesivitas elite masih cukup kuat,” pungkasnya.

Sejumlah tokoh bangsa tampak hadir, di antaranya Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Hadir pula mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Boediono, dan Ma’ruf Amin, serta para mantan Menteri Luar Negeri dan pimpinan partai politik.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya