Berita

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid. (Foto: RMOL)

Politik

MPR Minta Prabowo Ngomong ke Donald Trump: Setop Perang!

SELASA, 03 MARET 2026 | 15:14 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Prabowo Subianto diminta untuk melakukan komunikasi langsung dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump agar menghentikan perang buntut serangan yang dilancarkan Israel dibantu AS terhadap Iran. 

Permintaan itu disampaikan Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) menyusul kabar Indonesia ingin menjadi juru damai atas perang Israel-AS dengan Iran. 

Menurut HNW, Indonesia yang notabene merupakan bagian dari negara yang tergabung Board of Peace (BoP) bentukan Trump, seharusnya bisa menekan AS untuk menghentikan perang. 


“Apalagi kemarin Pak Prabowo begitu disapa dengan sangat menyanjung oleh Donald Trump pada pertemuan terakhir di Washington waktu KTT BoP,” kata HNW kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 3 Maret 2026.

HNW menilai, pujian dari Trump kepada Prabowo justru mengindikasikan hubungan kedua kepala negara sangat baik dan harmonis. Sehingga, Presiden Prabowo harus berani menekan Amerika Serikat untuk menghentikan perang melawan Iran. 

“Ini adalah kesempatan untuk kemudian mengingatkan Donald Trump bahwa serangan ini ya harus dihentikan,” tegas legislator PKS ini.

Menurut HNW, serangan yang dilakukan Israel dibantu AS kepada Iran sangat bertentangan dengan Piagam Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dan hukum internasional. 

“Jadi ini kesempatan Pak Prabowo untuk menyampaikan bahwa kalau memang serius dengan BoP, hentikan perang dong. Jangan malah katanya damai tapi malah justru menciptakan medan perang yang baru,” pungkas HNW.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya