Berita

Ilustrasi (Gambar: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Merah Tertekan Konflik Iran

SELASA, 03 MARET 2026 | 08:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Asia-Pasifik dibuka melemah pada Selasa pagi, 3 Maret 2026, seiring konflik Iran yang memasuki hari keempat.

Ketegangan meningkat setelah Iran dilaporkan menutup Selat Hormuz, jalur vital perdagangan energi dunia. Situasi ini langsung mendorong harga minyak kembali naik dan menekan sentimen investor. Pergerakan saham di kawasan pun cenderung negatif. 

Dikutip dari CNBC International, indeks ASX 200 Australia turun sekitar 0,57 persen pada awal perdagangan, setelah sehari sebelumnya menjadi salah satu pasar yang masih mampu mencatat kenaikan tipis.


Di Jepang, indeks Nikkei 225 melemah 0,42 persen, sementara indeks Topix turun lebih dalam sekitar 0,76 persen.

Pasar Korea Selatan juga tertekan. Indeks KOSPI merosot lebih dari 1 persen, bahkan sempat turun lebih dari 2 persen setelah negara itu kembali aktif berdagang usai libur nasional. Menariknya, saham-saham sektor pertahanan justru melonjak, dengan Hanwha Aerospace naik sekitar 11 persen pada pembukaan perdagangan.

Di Hong Kong, indeks Hang Seng bergerak fluktuatif dengan kontrak berjangka berada sedikit di atas posisi penutupan sebelumnya. Sementara itu, pasar China daratan terpantau berada di zona istirahat siang saat laporan ini ditulis.

Lonjakan harga minyak menjadi perhatian utama pelaku pasar. Minyak mentah berjangka AS naik tipis 0,15 persen ke level 71,33 Dolar AS per barel. Sementara  minyak Brent melonjak sekitar 7 persen menjadi 78,07 Dolar AS per barel. Kenaikan tajam ini terjadi setelah laporan bahwa Iran menutup Selat Hormuz.

Berdasarkan data Kpler, lebih dari 14 juta barel minyak per hari melewati Selat Hormuz sepanjang tahun lalu. Jumlah itu setara hampir sepertiga dari total ekspor minyak mentah dunia yang dikirim lewat jalur laut. Gangguan di wilayah tersebut berpotensi besar mengganggu pasokan global.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Keakraban Prabowo dan Megawati di Hari Lahir Pancasila

Senin, 01 Juni 2026 | 14:21

Hasto Soroti Fiskal hingga Demokrasi Tanggapi Rencana Jokowi Keliling Indonesia

Senin, 01 Juni 2026 | 14:19

Patroli Jalan Kaki Berujung Penangkapan Anggota KKB Intan Jaya

Senin, 01 Juni 2026 | 13:43

PDIP: Kehadiran Megawati di Istana Tak Terkait Oposisi atau Koalisi

Senin, 01 Juni 2026 | 13:38

Prabowo Dorong Transformasi Nasional Menuju Ekonomi Pancasila

Senin, 01 Juni 2026 | 13:37

Keandalan Listrik Jadi Prioritas untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 01 Juni 2026 | 13:31

Kenapa 1 Juni Ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila? Ini Sejarah dan Alasannya

Senin, 01 Juni 2026 | 13:30

Kontroversi LCC Empat Pilar MPR Berlanjut ke Pengadilan, Sidang Dimulai Besok

Senin, 01 Juni 2026 | 13:24

Kembalikan Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa

Senin, 01 Juni 2026 | 13:24

Lenteng Agung Arah Depok Ditutup hingga Selasa Pagi

Senin, 01 Juni 2026 | 13:21

Selengkapnya