Berita

Anggota Komisi VIII DPR RI, Aprozi Alam. (Foto: Dok. Fraksi Golkar)

Politik

Komisi VIII Yakin Pemerintah Lakukan yang Terbaik Amankan Jamaah Umrah

SENIN, 02 MARET 2026 | 21:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Meningkatnya tensi di kawasan Timur Tengah pascaserangan Israel yang didukung Amerika Serikat ke Iran, disorot Anggota Komisi VIII DPR RI, Aprozi Alam. 

Terlebih, situasi tersebut memicu serangan balasan Iran terhadap sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di beberapa titik kawasan Timur Tengah, termasuk di Riyadh, Arab Saudi.

Aprozi mengimbau jamaah umrah asal Indonesia yang saat ini masih berada di Arab Saudi, baik di Makkah maupun Madinah, agar tetap tenang dan bersabar apabila terjadi keterlambatan kepulangan akibat eskalasi konflik tersebut.


“Kita menghimbau kepada jamaah umrah yang masih berada di Arab Saudi, baik itu di Madinah maupun Makkah, agar kiranya dapat bersabar, seandainya ada keterlambatan kepulangan para calon jamaah disebabkan oleh eskalasi perang di Timur Tengah,” ujar Aprozi kepada RMOL, Senin, 2 Maret 2026.

Legislator Golkar ini menegaskan, para jamaah diminta terus berkoordinasi dengan biro travel penyelenggara, serta mengikuti arahan dari Duta Besar RI dan perwakilan Kementerian terkait di Arab Saudi.

Menurutnya, pemerintah melalui Kementerian terkait bersama aparat keamanan diyakini telah menyiapkan langkah-langkah strategis guna memastikan keselamatan dan kelancaran pemulangan WNI yang tengah menjalankan ibadah umrah.

“Kita kita yakini bahwa pemerintah Republik Indonesia tentu akan melakukan yang terbaik. Melakukan koordinasi tentang bagaimana teknis pemulangan warga Indonesia yang ada di Arab Saudi atau di yang sedang melaksanakan ibadah umrah,” tegasnya.

Aprozi juga meminta keluarga jamaah di Tanah Air untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan situasi kepada pemerintah. Ia optimis pemulangan jamaah hanya tinggal menunggu waktu dan jalur yang dinyatakan aman.

Di sisi lain, sebagai Anggota Komisi VIII DPR RI, Aprozi juga mengimbau masyarakat yang belum berangkat umrah agar menunda keberangkatan hingga situasi keamanan di Timur Tengah kembali kondusif. Pasalnya, jalur penerbangan menuju Arab Saudi berpotensi terdampak konflik, terutama jika melintasi wilayah-wilayah yang tengah memanas.

“Yakin saja bersabar pemerintah Indonesia pasti akan mengambil langkah-langkah yang lebih bijak melalui Kementerian Haji dan Umrah,” jelasnya.

Selain itu, Aprozi meminta biro travel penyelenggara umrah untuk memberikan pelayanan maksimal kepada jamaah yang tertunda kepulangannya, termasuk fasilitas penginapan dan konsumsi, agar para jamaah tidak merasa resah di tengah situasi yang berkembang.

Ia pun mendorong pemerintah meningkatkan intensitas komunikasi dengan otoritas Arab Saudi serta maskapai penerbangan, baik nasional maupun internasional, guna memastikan proses pemulangan jamaah dapat berjalan lancar dan aman.

“Yakin mereka bisa pulang dengan selamat namun hanya waktu, waktu yang tepat mana yang akan digunakan terhadap kepulangan para jamaah sampai ke Tanah Air,” demikian Aprozi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya