Berita

Aparat kepolisian mengamankan massa pendemo pro Iran di depan Konsulat AS di Karachi, Pakistan. (Foto: Reuters)

Global

9 Pendukung Iran Tewas Ditembak saat Menerobos Konsulat AS di Pakistan

MINGGU, 01 MARET 2026 | 20:43 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sedikitnya sembilan pengunjuk rasa tewas ditembak setelah menerobos tembok luar Konsulat Amerika Serikat (AS) di Karachi, Pakistan, Minggu, 1 Maret 2026.

Aksi protes massa pro-Iran ini dilakukan usai kabar serangan AS dan Israel menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

"Matilah Israel, matilah Amerika," teriak para demonstran dikutip dari Reuters.


Juru bicara Pemerintah Daerah Karachi, Sukhdev Assardas Hemnani mengatakan, massa berhasil menembus lapisan keamanan luar konsulat sebelum akhirnya dipukul mundur aparat. Demonstran juga membakar sebuah kendaraan di luar gerbang utama serta terlibat bentrokan dengan polisi.

Menurut Hemnani, petugas keamanan Konsulat AS melepaskan tembakan ke arah massa.

"Kami terus berkomunikasi dengan pihak konsulat. Seluruh staf dalam kondisi aman," ujarnya.

Dari keterangan kepolisian setempat, sedikitnya sembilan demonstran tewas dan 34 lainnya mengalami luka-luka. Rumah Sakit Sipil Karachi menyatakan, seluruh korban tewas maupun luka terkena tembakan.

Sementara di Irak, aparat kepolisian menembakkan gas air mata dan granat kejut untuk membubarkan ratusan demonstran pro-Iran yang berkumpul di luar Zona Hijau di Ibu Kota Baghdad, lokasi Kedutaan Besar AS.

Pakistan dan Irak merupakan dua negara dengan populasi Muslim Syiah terbesar setelah Iran.

Hingga kini, pihak Konsulat AS di Karachi dan Kedutaan Besar AS di Islamabad belum memberikan tanggapan.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya