Berita

Ilustrasi Jemaah Haji. (Foto: Antara)

Dunia

Timteng Memanas, Pemerintah Antisipasi Dampak ke Jemaah Umrah RI

MINGGU, 01 MARET 2026 | 07:35 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Meningkatnya eskalasi keamanan di kawasan Timur Tengah (Timteng) memicu sejumlah negara di sekitar Arab Saudi menutup sementara ruang udara mereka untuk seluruh penerbangan masuk dan keluar. 

Qatar, Uni Emirat Arab (UAE), Bahrain, Kuwait, Irak, dan Suriah tercatat mengambil langkah tersebut sebagai respons atas situasi yang kian memanas akibat serangan AS-Israel terhadap Iran. 

Sementara itu, Arab Saudi bersama beberapa negara lain seperti Oman, Yordania, dan Lebanon masih mengoperasikan penerbangan secara terbatas dengan status waspada, menyesuaikan dengan perkembangan situasi keamanan ke depan.


Pemerintah RI memastikan bahwa situasi dan kondisi di dalam wilayah Arab Saudi hingga saat ini tetap aman dan terkendali. Aktivitas umum berjalan normal dengan peningkatan kewaspadaan sesuai standar keamanan yang berlaku.

Namun untuk mengantisipasi potensi keterlambatan atau pembatalan penerbangan yang dapat menyebabkan jemaah umrah tertahan (stranded) di bandara, Kantor Urusan Haji (KUH) Jeddah bergerak cepat melakukan langkah-langkah mitigasi.

“KUH telah membentuk tiga tim yang bekerja dalam tiga shift dan disebar di tiga titik bandara, yakni Terminal 1, Terminal 2 (eks Saudia), dan Terminal Haji. Langkah ini untuk memastikan pendampingan dan koordinasi berjalan optimal bagi jemaah yang terdampak perubahan jadwal penerbangan,” ujar Staf Teknis Urusan Haji KUH Jeddah, Muhammad Ilham Effendy, di Jeddah, dikutip Minggu, 1 Maret 2026.

Selain itu, KUH Jeddah juga membuka komunikasi intensif dengan pihak maskapai penerbangan, travel penyelenggara, serta syarikah (mitra travel di Arab Saudi) guna mencari solusi terbaik bagi jemaah yang tertunda kepulangannya akibat pembatalan atau penyesuaian jadwal penerbangan.

Di sisi lain, KBRI Riyadh telah mengeluarkan imbauan kepada seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi untuk tetap tenang dan tidak panik menghadapi dinamika situasi keamanan kawasan. WNI juga diminta untuk terus memantau perkembangan informasi resmi dari otoritas setempat dan perwakilan Republik Indonesia.

Pemerintah Indonesia melalui perwakilan di Arab Saudi terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan otoritas terkait guna memastikan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan jemaah umrah Indonesia tetap terjaga.

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi serta selalu merujuk pada sumber resmi pemerintah.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya