Berita

Ilustrasi Logo PDIP. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

PDIP Seruduk MBG Demi Raih Simpati Pemilih Oposisi di 2029

SABTU, 28 FEBRUARI 2026 | 02:01 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Instruksi yang dikeluarkan PDIP kepada kader-kadernya agar tidak berbisnis Makan Bergizi Gratis (MBG) dianggap sebagai bagian dari manuver untuk meraih simpati pemilih kelompok oposisi Presiden Prabowo Subianto.

Hal itu disampaikan Founder Citra Institute, Yusak Farchan menyoroti Surat Edaran (SE) DPP PDIP tertanggal 24 Februari 2026 yang berisi pernyataan sikap partai soal Program MBG. 

"Kalau melihat redaksi suratnya, PDIP tidak menolak program MBG. PDIP hanya melarang kader atau anggotanya berbisnis, mengkomersilkan atau mencari keuntungan dari MBG," ujar Yusak kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL di Jakarta, Jumat, 27 Februari 2026.


Melalui surat pernyataan larangan kepada kader-kadernya, menurut Yusak PDIP sedang menunjukan citra positif mendukung ketidaksetujuan masyarakat terhadap MBG.

Dengan menampakan gambaran sikap yang punya kesan pro rakyat, Magister Ilmu Politik Universitas Nasional (UNAS) itu meyakini, PDIP mulai menyiapkan amunisi untuk pertarungan politik di 2029 dengan petahana Presiden Prabowo. 

"PDIP sedang berupaya meraih simpati publik dengan menunggangi suara-suara sumbang dari kelompok yang menolak atau mengkritik MBG," tuturnya.

Oleh karena itu, Yusak memperkirakan PDIP sedang mengkonsolidasikan ulang basis-basis politik di akar rumput, supaya tidak kecolongan di Pemilu 2029 dari Partai Gerindra.

"PDIP sedang bermanuver untuk merawat pasar pemilih dari kelompok-kelompok kritis-oposisinya Prabowo," demikian Yusak menambahkan.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bezzecchi Juara MotoGP Mandalika, Martin Kembali ke Puncak Klasemen

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:27

Prabowo dan El-Sisi Kecam Keras Pembangunan Permukiman Ilegal Israel

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:20

Gus Lilur Minta KPK Usut Dugaan Aliran Dolar di Muktamar NU

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:06

Quiles Juara Moto3 Mandalika, Veda Ega Finis Keenam

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:52

Koperasi Didorong Bergerak ke Sektor Produksi Hingga Keuangan

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:44

Mesir Tambah Beasiswa untuk Mahasiswa Kedokteran, Teknik, dan Sains Indonesia

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:42

20 Kapolres dan Kapolresta Pulau Jawa Dirombak Jenderal Suyudi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:33

Prabowo Bidik Penguatan Ekonomi RI-Mesir Lewat Perjanjian Dagang dan Dana Investasi Bersama

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:14

Krisman Harefa Gugat MSIG Life Insurance Indonesia Rp1 Miliar ke PN Jaksel

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:11

Muzakarah Tauhid Sufi Jadi Momentum Perkuat Persatuan Umat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:01

Selengkapnya