Berita

Kondisi Afghanistan pasca serangan udara Pakistan. (Foto: AFP)

Dunia

Kemlu Harus Jamin Keamanan WNI di Tengah Konflik Pakistan–Afghanistan

JUMAT, 27 FEBRUARI 2026 | 14:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Konflik antara Pakistan dan Afghanistan memanas menyusul serangan yang dilancarkan militer Pakistan ke sejumlah wilayah Afghanistan, termasuk ibu kota Kabul, pada Jumat dini hari, 27 Februari 2026.

Berdasarkan klaim militer Pakistan, serangan tersebut menewaskan 133 pejuang Afghanistan dan melukai lebih dari 200 orang. Situasi keamanan di kawasan dilaporkan meningkat tegang pasca-serangan tersebut.

Menyikapi situasi ini, Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB, Syamsu Rizal meminta Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI untuk bergerak cepat dalam memastikan keamanan dan keselamatan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Pakistan maupun Afghanistan.


“Keamanan dan keselamatan WNI harus menjadi prioritas utama. Saya meminta Kemlu melalui KBRI di masing-masing negara untuk terus memantau perkembangan situasi dan menjalin komunikasi intensif dengan para WNI,” ujar Syamsu Rizal dalam keterangannya.

Ia menegaskan, para WNI diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi target serangan maupun pusat konsentrasi massa.

“WNI harus menghindari tempat-tempat yang menjadi target serangan dan mengikuti seluruh arahan dari perwakilan RI setempat. Jika situasi semakin tidak kondusif dan membahayakan, maka opsi evakuasi harus segera dipersiapkan dan dilaksanakan,” tegasnya.

Sebagai anggota Komisi I DPR RI yang membidangi urusan luar negeri dan pertahanan, Syamsu Rizal memastikan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah guna memantau perkembangan situasi serta langkah-langkah perlindungan WNI di kawasan konflik tersebut.

Ia juga mendorong pemerintah Indonesia untuk terus mengedepankan diplomasi dan menyerukan penahanan diri dari semua pihak guna mencegah eskalasi konflik yang lebih luas. 

Serangan Pakistan diluncurkan setelah Afghanistan menyerang situs-situs militer Pakistan di sepanjang Garis Durand pada Kamis malam, 26 Februari 2026. Afghanistan mengeklaim serangan tersebut untuk merespons konflik di perbatasan pada akhir pekan yang menewaskan sedikitnya 18 orang di Afghanistan.

Deng Ical juga meminta Kemlu segera membuat kajian startegis untuk membuat lay out aktual kondisi dan potensi gangguan kemanan terhadap WN. Peta ini bisa di-follow up oleh TNI dan pemangku kepentingan strategis lainnya.

"Menilik eskalasi yang terus berkembang, bukan hanya AS-Iran, Pakistan-Afghanistan, dan Al-Jazair-Maroko, tapi juga di ASEAN, antara Kamboja-Thailand dan beberapa kawasan lainnya," tegasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya