Berita

Kepala BPKH Fadlul Imansyah dalam acara Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga di lingkungan DJPKN V Tahun 2025 yang digelar di Jakarta, Kamis, 26 Februari 2026. (Foto: Dok. BPKH)

Bisnis

BPKH Catat Skor Tertinggi Tindak Lanjut Rekomendasi BPK

KAMIS, 26 FEBRUARI 2026 | 15:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mencatatkan kinerja gemilang dengan meraih tingkat penyelesaian tindak lanjut rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI sebesar 95,69 persen sepanjang 2025.

Capaian tersebut disampaikan dalam acara Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga di lingkungan DJPKN V Tahun 2025 yang digelar di Jakarta, Kamis, 26 Februari 2026.

Angka ini menjadi yang tertinggi di antara lembaga negara, sekaligus menegaskan konsistensi BPKH dalam menjaga tata kelola keuangan yang akuntabel dan transparan.


Berdasarkan hasil pemeriksaan Semester II 2025, BPKH telah menuntaskan 244 dari total 255 rekomendasi yang diberikan auditor negara.

Rekam jejak positif ini juga diperkuat dengan raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang berhasil dipertahankan selama tujuh tahun berturut-turut sejak berdiri pada 2017.

Anggota V BPK RI Bobby Adhityo Rizaldi mengapresiasi capaian tersebut, seraya menekankan pentingnya konsistensi dalam menindaklanjuti hasil audit.

“Tingginya tingkat penyelesaian ini menunjukkan komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan,” ujar Bobby dalam kesempatan tersebut.

Sementara itu, Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah menegaskan bahwa setiap rekomendasi BPK menjadi pijakan untuk perbaikan berkelanjutan.

“Transparansi adalah fondasi utama kami. Setiap evaluasi menjadi bagian dari upaya menjaga amanah dan kepercayaan jemaah,” tegas Fadlul.

Dalam pengelolaan dana haji, BPKH mengedepankan prinsip kehati-hatian, pengawasan berlapis, serta kepatuhan terhadap regulasi.

Dana yang dikelola ditempatkan dan diinvestasikan secara terukur guna memastikan keamanan sekaligus memberikan manfaat optimal bagi jemaah.

Capaian ini menjadi pijakan awal bagi BPKH di 2026 untuk terus memperkuat praktik good governance, sekaligus memastikan pengelolaan dana haji berjalan profesional dan berorientasi pada kemaslahatan umat.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya