Berita

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Reaktivasi Jalur Kereta Api Diprioritaskan ke Jawa Barat

RABU, 25 FEBRUARI 2026 | 14:09 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pemerintah memberi sinyal bahwa reaktivasi jalur kereta api tidak serta-merta menyasar seluruh wilayah yang selama ini didorong publik, termasuk Banten. Prioritas awal justru diarahkan ke Jawa Barat. 

Isu reaktivasi jalur rel kereta api memang menguat sejak awal 2026. Pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan mendorong pengaktifan kembali jalur-jalur nonaktif peninggalan kolonial untuk mengurangi beban jalan raya yang kian padat dan rusak akibat angkutan logistik.

Namun, ketika ditanya soal wilayah yang akan didahulukan, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebut belum semua rencana bisa langsung dieksekusi. 


"Belum, belum. Memang kan kita ada seperti yang di Jawa Barat, kita ada recara reaktifasi. Kemudian yang di Banten juga ada rencana reaktifasi, tapi itu nanti kita harus masukkan dalam rencana anggaran kita sebetulnya," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, dikutip Rabu, 25 Februari 2026. 

"Sepertinya yang akan dicoba kita dahulukan adalah yang di wilayah Jawa Barat." tegasnya. 

Pernyataan ini sekaligus menjawab dorongan publik di Banten, khususnya terkait wacana reaktivasi jalur Labuan–Pandeglang–Rangkasbitung yang lama mati. Jalur tersebut kerap disebut sebagai solusi jangka panjang untuk mengurangi beban kendaraan di ruas Jalan Raya Labuan-Pandeglang yang rawan kerusakan dan kecelakaan.

Dengan prioritas yang diarahkan ke Jawa Barat, reaktivasi jalur di Banten masih berada pada tahap perencanaan dan akan bergantung pada keputusan penganggaran pemerintah ke depan.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Kejagung Pede Hadapi Febrie di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:27

Gebrakan PAM Jaya Tekan Kebocoran Air Diapresiasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:19

FEB UNJ Dukung Pariwisata Berkelanjutan di Bali Lewat Pengabdian Masyarakat

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Danantara Investasi Rp44 Triliun di JBS Group

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Anggota PWI Jakbar Laporkan Oknum Polisi ke Propam Polda Metro, Ini Sebabnya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:47

Bawaslu Campus Connect Jadi Solusi Tantangan Digital di Pemilu

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:28

Publik Curiga UGM Melindungi Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:17

Febrie Adriansyah Siap Buka-bukaan di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:02

Gedung Bapenda DKI Kebakaran

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:32

Pemerintah Diultimatum 15 Hari Terbitkan PP Cukai MBDK

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:13

Selengkapnya