Berita

Presiden RI Prabowo Subianto. (Foto: RMOL)

Politik

Prabowo Maju Kembali Tanpa Gibran Pilihan Realistis

SELASA, 24 FEBRUARI 2026 | 14:21 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengamat politik Andi Yusran menilai skema Presiden Prabowo Subianto maju tanpa Gibran Rakabuming Raka pada kontestasi mendatang merupakan pilihan yang realistis di mata elite partai.

Menurut Andi, dari sisi kalkulasi politik, Gibran dinilai belum memiliki nilai jual yang cukup kuat untuk mendongkrak elektabilitas.

“Prabowo tanpa Gibran adalah pilihan realistis dari para elite partai. Gibran tidak memiliki nilai jual, status dan keabsahan ijazah yang dimiliki Gibran akan menjadi faktor resistensi elektoral,” ujarnya kepada RMOL, Selasa, 24 Februari 2026.


Ia menilai isu terkait status dan keabsahan ijazah tersebut berpotensi menjadi hambatan serius di tingkat persepsi publik dan dapat memunculkan resistensi dalam kontestasi nasional.

Di sisi lain, Andi juga melihat posisi Presiden ke-7 RI Joko Widodo tidak lagi sekuat sebelumnya dalam menentukan arah dukungan politik.

“Di sisi lain Jokowi juga tidak lagi memiliki power dan alat pemaksa yang bisa sukseskan Gibran,” tegasnya.

Karena itu, Andi menilai ruang politik yang tersisa bagi Gibran relatif terbatas. Ia menyebut salah satu opsi yang mungkin adalah mengandalkan dukungan partai tertentu.

“Gibran tinggal hanya mengharapkan perahu dari PSI dalam pilpres mendatang,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya