Berita

Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Rimbun. (Foto: Istimewa)

Politik

Ingatkan Ketua DPRD Kotim, Pengamat: Jangan Pidanakan Aspirasi

SENIN, 23 FEBRUARI 2026 | 18:10 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Polemik laporan dugaan pencemaran nama baik yang melibatkan Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Rimbun, seharusnya disikapi secara proporsional.

Pengamat politik dan hukum Muhammad Gumarang menilai, dinamika tersebut tidak bisa dilepaskan dari konteks penyampaian aspirasi publik serta batas kewenangan kelembagaan DPRD.

“Dalam konteks penyampaian aspirasi melalui aksi unjuk rasa, sebaiknya dibangun ruang dialog terlebih dahulu. Tidak semua materi aspirasi layak atau tepat untuk langsung dipidanakan,” ujar Gumarang kepada wartawan, Senin 23 Februari 2026.


Gumarang menilai langkah hukum seharusnya menjadi opsi terakhir dalam merespons kritik masyarakat. Menurutnya, tudingan atau dugaan yang muncul dalam forum demonstrasi merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang harus dihadapi dengan kepala dingin.

Ia menjelaskan, perkara pencemaran nama baik termasuk kategori delik aduan yang dalam praktiknya kerap berujung pada penyelesaian melalui mekanisme restorative justice. 

Karena itu, ia menyarankan mediasi dan klarifikasi terbuka sebagai jalan tengah agar polemik tidak berkepanjangan.

“Kalau pun dianggap ada dugaan fitnah, selesaikan melalui mediasi dan klarifikasi. Itu lebih mencerminkan sikap kenegarawanan dibanding langsung membawa ke ranah pidana,” katanya.

Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Rimbun, menegaskan bahwa pelaporan yang ia lakukan murni sebagai pribadi, bukan membawa nama lembaga DPRD.

Rimbun mengaku keberatan atas tudingan dalam orasi aksi yang menyebut dirinya menerima uang Rp200 juta per koperasi, yang jika dikalikan dengan jumlah koperasi disebut mencapai angka fantastis.

Menurutnya, tuduhan tersebut sangat berat dan berdampak luas, bukan hanya terhadap dirinya secara pribadi, tetapi juga terhadap keluarga.

“Itu tuduhan yang sangat berat dan merugikan nama baik saya. Bukan hanya saya pribadi, tapi anak dan istri saya juga terdampak. Apalagi ini sudah viral di media sosial sampai ke pusat,” pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya