Berita

SAM Air memboyong tiga unit armada udara baru langsung dari Singapura (Foto: Istimewa)

Bisnis

SAM Air Perkuat Penyelamatan dengan Helikopter Bell 505 Baru

JUMAT, 20 FEBRUARI 2026 | 14:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kecepatan adalah penentu antara hidup dan mati dalam sebuah misi penyelamatan bencana. Memahami realita tersebut, PT Yasa Artha Trimanunggal selaku holding company dari PT Semuwa Aviasi Mandiri (SAM Air) secara resmi memperkuat otot operasionalnya dengan memboyong tiga unit armada udara baru langsung dari Singapura. 

Langkah strategis ini bukan sekadar ekspansi bisnis, melainkan sebuah komitmen nyata untuk memperpendek waktu respons (response time) dalam penanggulangan bencana di medan ekstrem Indonesia.

Dalam pernyataannya, SAM Air mengonfirmasi telah akuisisi satu unit helikopter Bell 505 Jet Ranger X dan dua unit pesawat Cessna 208 Caravan. Pemilihan model ini karena keduanya adalah "atlet" di kelasnya untuk medan perintis.


Helikopter Bell 505 Jet Ranger X adalah spesialis tanggap darurat atau biasa disebut sebagai Sang Penembus Isolasi).

Unit ini diproyeksikan menjadi ujung tombak evakuasi medis darurat (medevac). Dengan kelincahannya, Bell 505 mampu mendarat di titik-titik yang mustahil dijangkau pesawat sayap tetap, seperti lereng pegunungan atau desa yang terisolasi longsor.

Sedangkan Cessna 208 Caravan dikenal sebagai pesawat "pekerja keras" di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Pesawat ini mampu mendarat di landasan tanah atau rumput yang pendek, Cessna ini akan menjamin distribusi bantuan logistik dalam jumlah besar tetap mengalir meski infrastruktur bandara setempat terbatas.

Direktur Utama SAM Air, Yenna Yuniana, menegaskan bahwa penambahan armada ini adalah jawaban atas tantangan geografis Indonesia yang kerap menghambat misi kemanusiaan.

"Kami tidak ingin ada masyarakat yang tidak terselamatkan hanya karena masalah akses. Dengan hadirnya Bell 505 dan Cessna 208 ini, SAM Air siap memberikan kontribusi lebih besar. Bantuan harus sampai tepat waktu, di mana pun koordinatnya," ujar Yenna, dalam keterangannya yang dikutip di Jakarta, Jumat 20 Februari 2026. 

Di tengah cuaca ekstrem dan tantangan bencana alam yang dinamis, kesiapan armada yang tangguh menjadi syarat mutlak bagi ketahanan nasional. 

Integrasi ketiga armada baru ini akan memperluas konektivitas atau membuka jalur udara baru ke desa-desa yang selama ini sulit dijangkau. 

Teknologi avionik modern pada armada baru juga memungkinkan tim melakukan pemetaan kerusakan wilayah pascabencana secara lebih akurat. Operasional yang lebih modern tentunya berarti pemeliharaan yang lebih efisien dan kesiapan terbang (readiness) yang lebih tinggi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya