Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Prabowo Tegaskan Two-State Solution Satu-satunya Jalan Perdamaian Gaza

JUMAT, 20 FEBRUARI 2026 | 09:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa solusi dua negara atau two-state solution merupakan satu-satunya jalan keluar jangka panjang untuk mewujudkan perdamaian di Palestina. 

Penegasan itu disampaikan Kepala Negara dalam keterangan pers bersama awak media di Washington DC pada Kamis, 19 Februari 2026.

Dalam pernyataannya, Presiden menyampaikan optimisme atas perkembangan upaya kemanusiaan yang tengah berlangsung. 


“Ya, Alhamdulillah tadi berjalan dengan baik, lancar ya. Kita lihat kemajuan-kemajuan yang sudah dicapai,” ujar Presiden.

Menurutnya, aliran bantuan makanan dan kebutuhan dasar masyarakat Gaza saat ini berada pada tingkat yang relatif tinggi dibandingkan beberapa tahun terakhir. 

“Sementara saya kira aliran bantuan makan, kebutuhan rakyat Gaza saya kira tertinggi selama beberapa tahun. Jadi makan cukup, kebutuhan-kebutuhan lain mengalir deras,” lanjutnya.

Meski demikian, Presiden mengingatkan bahwa jalan menuju perdamaian tidak akan mudah. Ia menekankan perlunya tekad kuat serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan yang masih membentang di depan.

"Nampaknya sangat serius ya. Tadi walaupun kita bertekad untuk ini berhasil, karena ini memberi harapan, perdamaian. Walaupun tadi saya juga dalam statement singkat saya, saya juga ingatkan banyak kesulitan, masih di depan banyak hambatan, rintangan, obstacles,” ucap Presiden.

Presiden juga menegaskan komitmen Indonesia bersama negara-negara Muslim untuk terus mendorong tercapainya perdamaian yang berkelanjutan bagi rakyat Palestina. 

“Tapi ya, kita harus bertekad untuk mencapai keberhasilan demi rakyat Palestina. Kita tentunya komit, tadi beberapa negara-negara muslim semua menegaskan komitmen kita untuk benar-benar mencapai lasting peace,” tegasnya.

Secara khusus, Kepala Negara kembali menekankan posisi Indonesia bahwa solusi dua negara merupakan fondasi utama bagi perdamaian yang adil dan permanen. 

“Bagi kita the real, the only long lasting solution is a two-state solution," ujar Presiden.

Dalam konteks dukungan konkret terhadap stabilisasi kawasan, Presiden juga menyampaikan kesiapan Indonesia untuk berkontribusi dalam misi internasional, termasuk kemungkinan pengiriman kelompok awal dalam waktu dekat serta mengisi posisi Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Gaza.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya