Berita

Mantan Pangeran Inggris Andrew Mountbatten-Windsor (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube BBC)

Dunia

Adik Raja Charles Ditangkap, Hubungan dengan Epstein Kembali Disorot

JUMAT, 20 FEBRUARI 2026 | 07:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kepolisian Inggris menangkap mantan Pangeran Andrew Mountbatten-Windsor, atas dugaan pelanggaran jabatan publik pada Kamis, 19 Februari 2026, di tengah kontroversi hubungannya dengan mendiang terpidana kasus kejahatan seksual, Jeffrey Epstein.

Hal ini diketahui lewat pernyataan polisi dari Thames Valley Police yang menyatakan telah menangkap seorang pria berusia 60-an dari Norfolk atas dugaan “misconduct in public office” atau pelanggaran jabatan publik. Meski tidak menyebut nama secara resmi, polisi melakukan penggeledahan di sejumlah alamat di Berkshire dan Norfolk, termasuk kediaman Andrew di Sandringham.

"Setelah penilaian menyeluruh, kami kini membuka penyelidikan atas dugaan pelanggaran jabatan publik ini," kata Asisten Kepala Kepolisian Oliver Wright, dikutip dari BBC, Jumat 20 Februari 2026.


Ia menegaskan bahwa proses investigasi harus dijaga integritas dan objektivitasnya, mengingat tingginya perhatian publik terhadap kasus tersebut.

Tak lama setelah kabar penangkapan mencuat, Charles III akhirnya angkat bicara melalui pernyataan resmi Istana Buckingham.

“Saya mengetahui kabar ini dengan keprihatinan yang mendalam,” ujar Charles. Ia menambahkan bahwa proses hukum harus berjalan secara penuh, adil, dan sesuai prosedur.

“Biarkan hukum berjalan sebagaimana mestinya,” tegasnya. 

Raja juga memastikan bahwa keluarga kerajaan akan memberikan dukungan dan kerja sama penuh kepada pihak berwenang.

Andrew, putra kedua mendiang Elizabeth II, memang telah lama berada di bawah sorotan akibat kedekatannya dengan Epstein. Ia juga pernah dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap Virginia Giuffre saat korban masih berusia 17 tahun. Andrew membantah seluruh tuduhan tersebut dan menyatakan tidak pernah bertemu Giuffre. Tidak ada indikasi bahwa penangkapan kali ini terkait langsung dengan kasus tersebut.

Sebelumnya, polisi juga pernah menilai laporan yang menuduh Andrew mengirimkan dokumen perdagangan rahasia kepada Epstein pada 2010, saat ia menjabat sebagai utusan khusus perdagangan internasional Inggris.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya