Berita

Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Hamid Noor Yasin. (Foto: Humas PKS)

Politik

Infrastruktur dan Layanan Transportasi Harus Optimal Jelang Arus Mudik

KAMIS, 19 FEBRUARI 2026 | 15:23 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah diminta mempersiapkan infrastruktur dan layanan transportasi secara optimal menjelang arus mudik Lebaran 2026. 

Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Hamid Noor Yasin, menyoroti besarnya potensi arus mudik Lebaran tahun ini yang diprediksi mencapai ratusan juta pemudik. 

“Prediksi dari Kementerian Perhubungan tahun 2026 ini ada 134,9 juta pemudik. Tetapi biasanya jumlah realisasinya itu melebihi prediksi. Karena itu seluruh stakeholder harus kolaborasi yang bagus untuk menghadirkan layanan mudik Lebaran yang aman dan nyaman,” tegasnya di gedung Parlemen Senayan, Kamis, 19 Februari 2026.


Hamid secara khusus meminta kementerian terkait, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, dan Kepolisian, untuk memastikan kesiapan infrastruktur jalan dan fasilitas transportasi, terutama di tengah musim hujan yang berpotensi menimbulkan risiko bagi para pemudik.

“Pastikan seluruh jalan nasional tidak ada yang berlubang. Kemudian tol fungsional semuanya disisir, dilihat, dan dibenahi. Jangan sampai ada genangan air di jalan-jalan karena itu akan membahayakan pengendara dan pemudik,” lanjutnya.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan jalur-jalur utama mudik, seperti jalur Pantura, jalur selatan Jawa, serta Trans Sumatera, agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan lancar.

Hamid berharap dengan kesiapan yang matang, masyarakat dapat menjalani tradisi mudik dengan aman, bertemu keluarga di kampung halaman, dan berkontribusi positif bagi daerah masing-masing.

“Harapan kami seluruh jalur mudik dioptimalkan dengan baik, sehingga mudik lancar, masyarakat bisa bertemu keluarga di kampung halaman, dan memberikan kontribusi positif bagi daerahnya,” tutup Hamid.




Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya