Berita

Anggota DPRD Jakarta, Jamilah Abdul Gani (kemeja biru) dalam kegiatan reses di RW 08, Kelurahan Kedoya Utara, Jakarta Barat. (Foto: Istimewa)

Politik

Pemprov Jakarta Diminta Beri Perhatian pada Kawasan Kumuh

RABU, 18 FEBRUARI 2026 | 17:15 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah Provinsi Jakarta diminta memperkuat kolaborasi untuk bersama-sama memberikan perhatian terhadap kondisi permukiman warga di gang-gang sempit. 

Anggota DPRD Jakarta, Jamilah Abdul Gani mengatakan, penataan kawasan kumuh di seluruh Jakarta perlu terus menjadi agenda prioritas agar kualitas hidup masyarakat semakin meningkat.

Hal ini ditegaskan Jamilah setelah turun langsung menemui warga dalam kegiatan reses di RW 08, Kelurahan Kedoya Utara, Jakarta Barat. 


“Warga menyampaikan langsung kepada saya bahwa banjir di wilayah ini bisa mencapai 1,5 hingga 2 meter. Kondisi ini perlu penanganan yang lebih sistematis dan terintegrasi,” ujar Jamilah dalam keterangan tertulis, Rabu 18 Februari 2026.

Selain persoalan banjir, Jamilah juga menyoroti kondisi sarana kebersihan di lingkungan tersebut, di mana gerobak sampah rusak dan butuh pembaruan.

Tak hanya itu, infrastruktur jalan di tiga RT juga dilaporkan dalam kondisi rusak dan berlubang parah. 

“Saya melihat langsung jalannya. Kondisinya memang memprihatinkan dan membahayakan warga, terutama anak-anak dan lansia,” kata Jamilah.

Jamilah mendorong Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) segera melakukan langkah penataan di wilayah tersebut.

Anggota DPRD dari Fraksi Gerindra ini juga menekankan, persoalan tersebut tidak bisa jika hanya diselesaikan oleh satu dinas saja. 

“Dinas SDA perlu membenahi saluran agar banjir tidak terus terulang, Dinas Bina Marga memperbaiki jalan yang rusak, dan Dinas Lingkungan Hidup mengganti gerobak sampah yang sudah tidak layak. Semua harus bergerak bersama,”  pungkasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya