Berita

Aceh Tamiang usai bencana 2025. (Foto: ANTARA)

Politik

Aceh Jadi Wilayah Terparah Bencana, Puluhan Desa Hilang

RABU, 18 FEBRUARI 2026 | 13:05 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Aceh menjadi wilayah paling parah terdampak bencana alam di Sumatera dengan jumlah korban jiwa tertinggi dengan puluhan desa dinyatakan hilang.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebutkan, laporan terakhir mencatat korban meninggal di Aceh mencapai 562 orang, sementara 29 orang lainnya masih dinyatakan hilang. 

"Untuk Aceh yang wafat 562, per awal yang menghilang 29 orang dan pengungsi yang semula sekitar 4 juta sekarang menjadi 12.114 yang berada di tenda," kata Tito dalam Rapat Koordinasi bersama DPR RI di Senayan, Jakarta, pada Rabu 18 Februari 2026.


Selain korban jiwa, kerusakan fisik di Aceh juga tercatat paling masif dibanding provinsi lain.

Dari total 23 kabupaten dan kota, sebanyak 18 wilayah terdampak bencana. Kerusakan rumah mencapai sekitar 296.000 unit dengan klasifikasi ringan, sedang, hingga berat.

Tito menjelaskan, dampak bencana juga meluas ke fasilitas kesehatan, jembatan, rumah ibadah, jalan, hingga sektor pertanian dan perkebunan.

Yang paling krusial, bencana ini menyebabkan sejumlah desa lenyap akibat longsor dan banjir besar. 

"Ada desa yang hilang 29, karena terlalu longsor atau terkena banjir. Di Aceh paling banyak, yaitu 21 desa yang menghilang, di Aceh Tamiang, Nagan Raya, Aceh Tengah, dan Gayo Lues,” ujar Tito.

Sebagai pembanding, Tito memaparkan dampak bencana di provinsi lain di Sumatera. Di Sumatera Utara, korban meninggal tercatat 376 orang dengan 40 orang hilang, sementara jumlah pengungsi kini tersisa sekitar 850 orang yang terkonsentrasi di Kabupaten Tapanuli Tengah. 

Adapun di Sumatera Barat, jumlah korban meninggal mencapai 267 orang dan 70 orang dinyatakan hilang, dengan kondisi pengungsian yang sebagian besar telah berakhir.

Pemerintah pusat, lanjut Tito, telah mengerahkan total sekitar 90.190 personel gabungan sejak awal bencana, melibatkan TNI, BNPB, serta sejumlah kementerian dan lembaga. 

"Jumlah totalnya 90.190 personel yang dikerahkan mulai dari awal sampai dengan masa darurat," ujarnya. 

Selain personel, pemerintah juga mengirimkan dukungan alat berat, pesawat, helikopter, dan kapal untuk membuka akses wilayah terisolasi.

Tito menegaskan, pola bencana di Aceh dan wilayah Sumatra lainnya didominasi longsor akibat hujan ekstrem, disertai banjir di daerah aliran sungai.

Ia menyebut kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi pemerintah untuk memperkuat sistem logistik dan kesiapsiagaan bencana, terutama di wilayah rawan dengan akses terbatas.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya