Berita

Presiden Prabowo Subianto di Pangkalan Militer Andrews, Selasa, 17 Februari 2026 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Prabowo Tiba di Washington, Siap Bertemu Trump

RABU, 18 FEBRUARI 2026 | 09:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto telah tiba di Amerika Serikat pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 11.55 waktu setempat. 

Menurut laporan resmi, pesawat yang membawa Kepala Negara dan rombongan terbatas mendarat di Pangkalan Militer Andrews, menandai dimulainya rangkaian kunjungan kerja strategis ke Washington DC.

Kedatangan Presiden disambut oleh Duta Besar RI untuk AS Dwisuryo Indroyono Soesilo, Atase Pertahanan RI Washington E. Wisoko Aribowo, serta Maintenance Group Commander Gary Charland.


Dalam kunjungan tersebut, Presiden dijadwalkan menjalani sejumlah agenda penting yang berfokus pada penguatan kemitraan bilateral dan perluasan kerja sama strategis lintas sektor.

“Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah aktif diplomasi langsung Presiden Prabowo untuk meningkatkan rantai ekonomi serta produktivitas industri dalam negeri,” ungkap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulis.

Salah satu agenda utama adalah pertemuan bilateral dengan Presiden AS Donald Trump, sekaligus penandatanganan kesepakatan dagang Agreement on Reciprocal Trade (ART) yang diharapkan memperkuat arus perdagangan dan investasi kedua negara.

Selain itu, Prabowo juga akan menghadiri rapat perdana Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian pada Kamis, 19 Februari 2026, sebagai bagian dari komitmen Indonesia dalam mendorong stabilitas dan perdamaian global.

Sebelumnya, keberangkatan Prabowo dari Indonesia menuju AS turut didampingi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia dan Seskab Teddy.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya