Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Dunia

Warner Bros Pertimbangkan Tawaran Paramount

SELASA, 17 FEBRUARI 2026 | 14:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan hiburan raksasa Amerika Serikat (AS) Warner Bros. Discovery dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk membuka kembali pembicaraan penjualan dengan Paramount Skydance Corp, menyusul tawaran terbaru yang direvisi dari pihak Paramount.

Menurut laporan Bloomberg News, dikutip Selasa 16 Februari 2026, dewan direksi Warner Bros saat ini sedang mendiskusikan apakah proposal Paramount bisa menghasilkan kesepakatan yang lebih menguntungkan. 

Meski begitu, mereka belum mengambil keputusan final dan masih bisa tetap melanjutkan kerja sama yang sudah disepakati dengan Netflix.


Pekan lalu, Paramount memperbaiki tawarannya dengan menawarkan insentif tambahan bagi pemegang saham Warner Bros berupa “ticking fee” sebesar 25 sen per saham setiap kuartal mulai 2027 hingga transaksi rampung, yang nilainya diperkirakan mencapai sekitar 650 juta Dolar AS 

Selain itu, Paramount juga bersedia menanggung biaya pembatalan (breakup fee) sebesar 2,8 miliar Dolar AS yang harus dibayar Warner Bros kepada Netflix jika kesepakatan dibatalkan. Namun, Paramount tidak menaikkan harga penawaran utama yang tetap berada di level 30 Dolar AS per saham, dengan valuasi total transaksi sekitar 108,4 miliar Dolar AS termasuk utang.

Baik Netflix maupun Paramount sama-sama mengincar Warner Bros karena aset strategisnya, mulai dari studio film dan televisi ternama, perpustakaan konten yang sangat besar, hingga waralaba populer seperti Game of Thrones, Harry Potter, serta karakter superhero dari DC Comics seperti Batman dan Superman.

Hingga berita ini diturunkan, Paramount, Warner Bros, maupun Netflix belum memberikan tanggapan resmi atas laporan terbaru.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya