Berita

Menhaj RI Mochammad Irfan Yusuf bersama perwakilan Pemerintah Arab Saudi dalam forum Saudi-Indonesian Umrah Co.Exchange di Makkah, Minggu 16 Februari 2026 (Foto: Kemenhaj)

Nusantara

Kemenhaj Perketat Istithaah dan Optimalkan Tanazul-Murur demi Jemaah Lansia

SELASA, 17 FEBRUARI 2026 | 14:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Indonesia mempertegas langkah perlindungan bagi jemaah lanjut usia (lansia) dan jemaah risiko tinggi (risti) untuk musim Haji 1447 H. 

Strategi utama yang diusung adalah penguatan syarat kesehatan (istithaah) serta pemaksimalan skema pergerakan Tanazul dan Murur.

“Perlindungan jemaah, khususnya lansia dan risti, adalah prioritas utama kami pada penyelenggaraan haji tahun ini,” tegas Menteri Haji dan Umrah RI, Moch. Irfan Yusuf, dalam forum Saudi-Indonesian Umrah Co.Exchange di Makkah, dikutip redaksi di Jakarta, Selasa 17 Februari 2026. 


Menhaj menekankan bahwa proteksi jemaah harus diawali sejak di tanah air. Istithaah kesehatan kini diposisikan sebagai instrumen vital untuk menjamin keselamatan, bukan sekadar pelengkap dokumen.

“Istithaah kesehatan adalah fondasi utama. Kita ingin memastikan jemaah yang berangkat benar-benar siap secara fisik, terkontrol penyakit penyertanya, serta memahami risiko perjalanan ibadah,” lanjutnya.

Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah menerapkan lankah seperti; memperketat skrining kesehatan, pengawasan komorbid, serta edukasi kebugaran bagi calon jemaah. 

Pendekatan preventif ini bertujuan menekan angka jemaah risiko tinggi sebelum keberangkatan.

Saat memasuki fase puncak haji di Arab Saudi, pemerintah mengandalkan manajemen mobilitas yang efisien melalui skema Murur dan Tanazul guna meminimalisir risiko kelelahan ekstrem.

Skema Murur, yaitu saat jemaah lansia dan risti cukup melintasi Muzdalifah di dalam bus tanpa perlu turun, sehingga stamina tetap terjaga.

Skema Tanazul, yatu memberikan kesempatan bagi jemaah untuk kembali ke hotel lebih awal setelah prosesi lempar jumrah guna mengurangi kepadatan di tenda Mina.

“Murur dan Tanazul bukan hanya solusi teknis, tetapi bentuk keberpihakan pada jemaah rentan. Prinsipnya, ibadah harus sah sekaligus aman dan manusiawi,” ujar Menhaj.

Selain pengaturan alur, Indonesia juga mengusulkan penempatan tim medis yang lebih sigap di sepanjang jalur Jamarat. Langkah ini diambil agar penanganan darurat dapat dilakukan lebih cepat saat puncak ibadah.

“Kita ingin menggeser pendekatan dari reaktif menjadi preventif. Jangan menunggu jemaah sakit, tetapi pastikan mereka tetap sehat selama menjalankan ibadah,” pungkasnya.

Dengan integrasi antara kesiapan kesehatan mandiri dan pengaturan lapangan yang taktis, Indonesia optimis penyelenggaraan Haji 1447 H akan menjadi lebih tertib serta menjunjung tinggi aspek kemanusiaan dan kenyamanan jemaah.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya