Berita

Ilustrasi. (Foto: AI)

Bisnis

Bulan Ramadan Diharapkan jadi Momentum Kebangkitan Ekonomi Umat

SELASA, 17 FEBRUARI 2026 | 05:16 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 H, Anggota DPD asal DKI Jakarta, Achmad Azran, menyampaikan harapannya agar menjadi momentum kebangkitan ekonomi masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah.

Pria asli Betawi itu menegaskan, dengan pertolongan Allah SWT dan keberkahan Ramadan, ekonomi rakyat diharapkan bangkit kembali, terbebas dari berbagai kesulitan, serta meraih kemakmuran yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Menurutnya, Ramadan bukan sekadar momentum menahan lapar dan dahaga, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat keimanan, memperdalam ketakwaan, sekaligus memperbaiki kualitas diri sebagai hamba Allah SWT dan warga negara yang bertanggung jawab.


“Ramadan adalah madrasah ruhaniyah. Di bulan ini, kita ditempa untuk menjadi pribadi yang lebih sabar, jujur, disiplin, dan peduli terhadap sesama. Puasa mengajarkan kita tentang empati merasakan apa yang dirasakan saudara-saudara kita yang kekurangan,” ujar Azran dalam keteerangan yang diterima redaksi di Jakarta, Senin malam, 16 Februari 2026.

Ia menekankan bahwa semangat kebersamaan, kejujuran, dan kerja keras yang ditanamkan selama Ramadhan harus menjadi fondasi untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga dan masyarakat. Baginya, kebangkitan spiritual harus berjalan beriringan dengan kebangkitan ekonomi umat.

Sebagai anggota DPD/MPR, ia mengajak masyarakat menjadikan Ramadhan sebagai momentum mempererat ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah. 

Nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin, lanjutnya, harus tercermin dalam sikap saling menghormati, menjaga toleransi, serta merawat persatuan di tengah keberagaman Jakarta sebagai ibu kota negara.

Azran juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara ibadah spiritual dan tanggung jawab sosial. Ia mendorong peningkatan kepedulian melalui zakat, infak, sedekah, serta pemberdayaan usaha kecil di lingkungan sekitar agar perputaran ekonomi umat semakin kuat.

“Keimanan yang kuat harus melahirkan kepedulian sosial yang nyata. Ramadhan mengajarkan kita bahwa kesalehan pribadi harus berjalan seiring dengan kesalehan sosial,” tambahnya.

Ia berharap Ramadan 1447 H menjadi titik awal transformasi dan kebangkitan bersama, baik secara spiritual maupun ekonomi. Di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan, Azran juga menyoroti realitas yang dihadapi masyarakat saat ini. 

Ia mengungkapkan bahwa daya beli masyarakat menengah ke bawah mengalami penurunan signifikan, seiring meningkatnya angka pemutusan hubungan kerja (PHK) di berbagai sektor dan menyusutnya pendapatan keluarga. 

“Kondisi ini berdampak langsung pada lesunya perputaran ekonomi rakyat, khususnya pelaku usaha kecil dan sektor informal,” jelasnya.

Karena itu, ia menegaskan perlunya kebijakan yang berpihak kepada rakyat kecil serta penguatan jaring pengaman sosial dan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Menurutnya, Ramadan harus menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sosial sekaligus mendorong langkah nyata agar masyarakat menengah ke bawah dapat bangkit dari tekanan ekonomi dan kembali memiliki daya beli yang kuat.

“Semoga Ramadhan ini menjadi bulan penuh keberkahan yang menghadirkan kekuatan, optimisme, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” tutupnya.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Serap Aspirasi Warga Pandeglang, Arif Rahman Kawal Sektor Pertanian dan Perikanan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:14

Hormati Putusan MK, Komisi X DPR Minta Pendidikan dan MBG Tetap Jalan Beriringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak Maret

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:51

Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:41

Kesiapan Fasilitas Zikir Kebangsaan Monas: Dari Ambulans Hingga Ratusan Ribu Konsumsi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:34

K-SIGN Rote Ndao Dipacu Jadi Pilar Swasembada Garam Nasional

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:15

Harga Logam Mulia Terkoreksi Meski Mampu Akhiri Tren Penurunan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:02

Dul Mungkin Tak akan Naik Bus Malam Lagi Setelah Ketahuan Bawa Sabu

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:45

Arab Saudi Sambut Kesepakatan Pelucutan Senjata di Gaza, Israel Harus Mundur

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:34

Ramai Mal Pasang Pagar Tinggi di Tengah Situasi Kamtibmas Kondusif

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:23

Selengkapnya