Berita

Ilustrasi (Gambar: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Lesu Saat Libur Imlek

SENIN, 16 FEBRUARI 2026 | 09:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa Asia bergerak cukup malas pada Senin, 16 Februari 2026, seiring libur di sejumlah negara besar serta rilis data ekonomi Jepang yang jauh di bawah ekspektasi.

Laporan yang dikutip dari Reuters menyebutkan kondisi perdagangan menjadi tipis karena pusat-pusat keuangan seperti China, Korea Selatan, Taiwan, dan Amerika Serikat banyak yang tutup.

Dikutip dari CNBC Internasional, pergerakan saham Asia cenderung datar meski sebelumnya mencatat kenaikan besar. 


Indeks utama Jepang, Nikkei 225, naik tipis 0,2 persen setelah melonjak sekitar 5 persen pekan lalu. Sementara indeks saham Asia Pasifik di luar Jepang menguat ringan 0,1 persen. 

Bursa Korea Selatan yang didominasi saham teknologi sempat melonjak 8,2 persen pekan lalu, sedangkan Taiwan naik hampir 6 persen.

Sentimen pasar tertahan setelah Jepang melaporkan pertumbuhan ekonomi kuartal IV hanya 0,1 persen (tahunan), jauh di bawah perkiraan 1,6 persen. Data ini mempertegas tantangan berat pemerintah Jepang dalam mendorong pemulihan, sekaligus memperkuat dorongan stimulus fiskal yang lebih agresif.

Chief Investment Officer Vantage Point, Nick Ferres, memperingatkan potensi koreksi tajam pada saham memori di Korea dan Taiwan jika perusahaan teknologi besar mulai menahan belanja modal.

"Rotasi investasi memang bisa menguntungkan pasar negara berkembang, namun reli tajam saham teknologi membuat risiko koreksi semakin besar," ujarnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya