Berita

Ketua Komite IV DPD Ahmad Nawardi. (Foto: Humas DPD)

Politik

DPD Dorong MBG jadi Penopang Stabilitas Sosial dan Ekonomi

SENIN, 16 FEBRUARI 2026 | 02:16 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketua Komite IV DPD Ahmad Nawardi menyampaikan bahwa program prioritas Presiden Prabowo Subianto yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu jalur penting menuju Indonesia Emas 2045. 

Ia mengingatkan bahwa selama ini perdebatan publik sering melihat program seperti MBG hanya sebagai beban anggaran. Padahal, kata Nawardi, jika dipahami secara menyeluruh, program ini adalah investasi jangka panjang pada sumber daya manusia. 

“Negara sedang menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif,” tegas Nawardi dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu, 15 Februari 2026.


Menurutnya, program ini bukan sekadar bantuan makanan, tetapi langkah besar untuk membangun kualitas manusia Indonesia sejak dini dan ekonomi bangsa.

“Keberhasilan ekonomi tidak boleh hanya diukur dari angka pertumbuhan. Ekonomi yang kuat harus berdiri di atas fondasi sosial yang kokoh. Jika masyarakat sehat, anak-anak tumbuh dengan gizi cukup, dan kebutuhan dasar terpenuhi, maka pertumbuhan ekonomi akan lebih stabil dan berkelanjutan,” jelasnya.

Lanjut dia, pengalaman dinamika sosial beberapa waktu lalu menjadi pelajaran penting. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak akan bertahan jika masyarakat merasa tertinggal. 

“Karena itu, program penguatan gizi masyarakat dapat menjadi penopang stabilitas dan menjaga ketenangan sosial,” jelasnya lagi.

Ia berharap semua pihak melihat MBG sebagai bagian dari strategi besar pembangunan nasional, pertumbuhan ekonomi, pemerataan kesejahteraan, dan stabilitas.

“Semua harus berjalan bersama. Dengan cara itulah Indonesia dapat melangkah mantap menuju cita-cita Indonesia Emas 2045,” tandasnya.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya