Berita

Gelaran PPM Internasional Unpad-UUM di Wisata Alam Nabawadatala (Foto: Istimewa)

Nusantara

Kolaborasi Internasional Unpad-UUM Perkuat Daya Saing Batik Citengah

MINGGU, 15 FEBRUARI 2026 | 19:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Batik khas Desa Citengah, Sumedang, mendapat suntikan energi baru setelah Universitas Padjadjaran (Unpad) menggandeng Universiti Utara Malaysia (UMM) dalam program pengabdian masyarakat (PPM) internasional berbasis pengembangan desain dan kearifan lokal.

Kegiatan bertajuk "Diversifikasi Ikonik Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik untuk Peningkatan Daya Saing Batik Lokal dan Penguatan Desa Wisata", merupakan bagian dari program Enhancing Quality Education for International University Impacts and Recognition Program-World Class University (EQUITY-WCU) yang digagas oleh Unpad.

Mengutip keterangan yang diterima redaksi pada Minggu, 15 Februari 2026, kegiatan PPM Internasional berlangsung di Wisata Alam Nabawadatala mulai 8 hingga 12 Februari 2026. 


Perwakilan UUM terdiri dari Prof Madya Dr Hishamudin bin Isam, Dr Mohamad Zakuan bin Tuan Ibharim, Siti Nurkhadijah Aisyah Binti Zaharruddin, Murnisha Binti Murugaiah, Umizaharah Binti Ismail, Al-Hariz Bin Hazren, dan Afiq Izzuddin Bin Che Abdullah.

Program tersebut menjadi jembatan strategis antara tradisi dan inovasi dengan menggali simbol budaya, lanskap alam, serta nilai-nilai sosial masyarakat Citengah untuk diterjemahkan ke dalam desain batik yang lebih variatif, kontemporer, dan kompetitif.

Melalui pendampingan intensif, pelatihan kreatif, serta eksplorasi visual berbasis riset budaya, para perajin batik lokal didorong tidak hanya mempertahankan motif yang sudah ada, tetapi juga berani melakukan diversifikasi. 

Ikon-ikon baru diciptakan dengan tetap berakar pada kearifan lokal, sehingga batik Citengah tidak kehilangan identitas di tengah arus industri kreatif yang kian dinamis.

Sinergi antara akademisi, desainer, dan masyarakat menjadi fondasi utama kegiatan ini. Diskusi partisipatif membuka ruang pertukaran gagasan, sementara lokakarya desain berfungsi sebagai laboratorium kreatif tempat lahirnya motif-motif baru. 

Hasilnya bukan sekadar lembaran kain, melainkan narasi visual yang merekam alam, kehidupan sosial, dan harapan masa depan Citengah sebagai desa wisata berbasis budaya.

Ketua Tim PPM Internasional FIB Unpad, Dr. Taufik Ampera, M.Hum., menegaskan bahwa pengembangan desain berbasis kearifan lokal merupakan strategi penting dalam meningkatkan daya saing batik.

“Batik bukan hanya produk ekonomi, tetapi juga media representasi identitas. Ketika motif lahir dari akar budaya sendiri, maka ia memiliki kekuatan cerita yang tidak tergantikan,” ujarnya.

Sementara Dosen pendamping UUM, Prof. Madya Dr. Hishamudin bin Isam, mengungkapkan bahwa PPM Internasional membuka peluang kerja sama lintas negara dalam menghasilkan desain baru sekaligus memperluas promosi batik Citengah hingga ke luar negeri.

‘’Program Pengabdian kepada Masyarakat Internasional ini sangat bagus, dan memberikan peluang pada kami untuk berkolaborasi menghasilkan desain baru dari dua negara, dan membantu masyarakat mempromosikan batik Citengah ke luar negeri," kata dia.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya