Berita

Ketua Dewan Pengawas BPKH, Firmansyah N Nazaroedin dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta. (Foto: YouTube TV Parlemen)

Bisnis

BPKH Dorong Peningkatan Diplomasi Ekonomi ke Arab Saudi

JUMAT, 13 FEBRUARI 2026 | 23:07 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mendorong penguatan diplomasi ekonomi internasional, khususnya dengan Arab Saudi, guna memperkuat ekosistem haji dan umrah.

Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Pengawas BPKH, Firmansyah N Nazaroedin, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026.

“Terdapat aspek diplomasi ekonomi internasional, khususnya dalam negosiasi dengan otoritas Arab Saudi untuk kontrak jangka panjang seperti hotel dan katering,” kata Firmansyah dikutip dari Kanal YouTube TV Parlemen, Jumat, 13 Februari 2026.


Ia menilai, penguatan posisi kelembagaan BPKH menjadi kunci agar diplomasi tersebut berjalan efektif. Terlebih, Indonesia sendiri menjadi salah satu jemaah haji dengan kuota terbesar di dunia.

“Posisi kelembagaan yang kuat, terutama jika berada di bawah kepala negara, akan memberikan legitimasi dan bargaining power yang lebih besar dalam forum internasional,” ujarnya.

Menurut dia, urgensi penguatan kelembagaan tidak lepas dari besarnya dana publik yang dikelola BPKH. Saat ini, dana kelolaan lembaga tersebut mencapai sekitar Rp170 triliun.

“Dalam rapat gabungan terakhir, dana kelolaan mencapai sekitar Rp170 triliun. Angka ini sangat signifikan dan membutuhkan tata kelola yang kuat,” tuturnya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya