Berita

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

Komisi X DPR Soroti Kerusakan Sekolah, Minta Revitalisasi 3T Diprioritaskan

JUMAT, 13 FEBRUARI 2026 | 11:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Banyaknya gedung sekolah rusak di berbagai daerah mendorong Komisi X DPR RI meminta pemerintah memprioritaskan revitalisasi di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PKB, Lalu Hadrian, menegaskan infrastruktur pendidikan yang memprihatinkan tidak boleh dibiarkan karena menyangkut hak dasar anak untuk memperoleh pendidikan yang layak dan aman.

Salah satu contoh yang menjadi perhatian adalah SMPN 48 Sa Ate Gaikiu di Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur. Sekolah tersebut berdinding kayu, beratap jebol, dan berlantaikan tanah, jauh dari standar kelayakan.


“Sulit berbicara peningkatan kualitas SDM jika ruang kelas masih berlantaikan tanah dan beratap bocor. Ini bukan sekadar fasilitas, tapi soal keadilan pendidikan,” ujar Lalu di Jakarta, Jumat 13 Februari 2026.

Berdasarkan data Kemendikdasmen tahun ajaran 2024/2025, sekitar 60,3 persen dari 1,18 juta ruang kelas SD di Indonesia dalam kondisi rusak. Di jenjang SMP, hanya 50,33 persen ruang kelas yang berkondisi baik, sementara sisanya mengalami rusak ringan hingga berat.

Pemerintah sebelumnya menargetkan revitalisasi 11.700 sekolah. Presiden Prabowo Subianto kemudian meminta penambahan menjadi 60.000 sekolah, sehingga total target mencapai 71.700 sekolah.

Lalu mendukung penambahan tersebut, namun menekankan pentingnya pemetaan kebutuhan yang objektif dan transparan, dengan prioritas utama bagi sekolah-sekolah di wilayah 3T. Ia juga meminta sinergi pemerintah pusat dan daerah serta pengawasan ketat agar anggaran tepat sasaran.

Komisi X DPR RI, tegasnya, akan terus mengawal kebijakan dan anggaran pendidikan agar program revitalisasi berjalan efektif dan berdampak pada kualitas pembelajaran.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya