Berita

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i menanam pohon di Ibu Kota Nusantara (IKN). (Foto: Kemenag)

Politik

Masjid Negara IKN Siap Digunakan untuk Tarawih

KAMIS, 12 FEBRUARI 2026 | 19:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i meninjau berbagai kawasan dan fasilitas di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis, 12 Februari 2026.

Dalam kunjungan ini, Romo Syafi'i juga menanam pohon flamboyan di Taman Plaza Bhinneka Tunggal Ika sebagai simbol komitmen pembangunan kota hijau dan modern.

“Ini semakin memperkuat arah kebijakan pemerintahan presiden Prabowo dalam mewujudkan pusat pemerintahan yang modern, hijau, dan berkelanjutan. IKN adalah simbol transformasi Indonesia ke depan,” ujarnya.


Wamenag menyoroti kesiapan hunian ASN, mulai dari staf hingga pejabat setingkat eselon I, sebagai indikator kesiapan IKN dalam menyediakan hunian berkualitas bagi aparatur negara. 

Kesiapan kawasan perkantoran Kementerian/Lembaga dan Kementerian Koordinator di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) yang dapat menampung hingga 16.000 personel dinilai akan mempercepat proses pemindahan ASN ke IKN.

"Pembangunan IKN tidak hanya bertujuan menghadirkan pusat pemerintahan baru, tetapi juga membangun peradaban yang inklusif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan," terangnya.

Di bidang kesehatan, Wamenag menyampaikan bahwa keberadaan tiga rumah sakit bertaraf internasional di IKN akan mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat dan produktif. 

Terkait kawasan peribadatan, Romo Syafi'i menekankan bahwa fasilitas keagamaan di IKN tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi simbol persatuan nasional dan kebhinekaan Indonesia. 

Masjid Negara di IKN ditargetkan siap digunakan untuk salat tarawih pada awal Ramadan 1447 H/2026 M, sementara gereja Katolik dan rumah uskup ditargetkan dapat digunakan pada Mei 2026. 

"Fasilitas rumah ibadah bagi umat Kristen, Hindu, Buddha dan Konghucu direncanakan akan dibangun pada tahap pengembangan selanjutnya," tandasnya.




Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya