Berita

Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago (tengah) saat menghadiri Rapat Pimpinan Polri di The Krakatau Grand Ballroom, Kompleks TMII, Jakarta Timur, Kamis, 12 Februari 2026. (Foto: Humas Kemenko Polkam)

Politik

Menko Polkam Apresiasi Gerak Cepat TNI-Polri Tangani Penembakan Pesawat di Papua

KAMIS, 12 FEBRUARI 2026 | 17:13 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago mengapresiasi langkah cepat TNI dan Polri dalam menangani insiden penembakan pesawat di Boven Digoel, Papua Selatan.

Apresiasi disampaikan atas keberhasilan aparat dalam melakukan evakuasi korban serta memulihkan situasi keamanan pasca kejadian.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kerja keras Polri yang terus membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik. Secara khusus saya menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Papua yang telah menangani kasus penembakan dua pilot oleh kelompok bersenjata,” kata Djamari dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Polri di The Krakatau Grand Ballroom, Kompleks TMII, Jakarta Timur, Kamis, 12 Februari 2026.


Djamari mengungkap sejak menerima laporan awal pihaknya langsung memberikan perhatian serius terhadap perkembangan situasi di lapangan. Berbagai langkah koordinatif segera dilakukan untuk memastikan proses evakuasi berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Koordinasi lintas instansi juga dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan lanjutan yang dapat membahayakan masyarakat di sekitar lokasi kejadian.

Dalam kesempatan itu, Menko Polkam juga menyampaikan duka cita mendalam serta simpati kepada keluarga korban. Ia menegaskan negara akan selalu hadir untuk menjamin keselamatan dan keamanan seluruh warga negara.

Sebelumnya, pesawat milik Smart Aviation ditembaki saat baru mendarat di Bandara Koroway, Rabu, 11 Februari 2026. Pesawat jenis Cessna Caravan tersebut dipiloti Egon Erawan bersama co-pilot Baskoro.

Keduanya dilaporkan tewas setelah berusaha menyelamatkan diri ke hutan namun ditangkap dan dieksekusi oleh pelaku. Selain menimbulkan korban jiwa, insiden itu juga menyebabkan kerusakan pada pesawat, di antaranya kaca jendela sisi kanan pecah dan kebocoran pada tangki avtur.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya