Berita

PM Kosovo, Albin Kurti (Foto: France 24)

Dunia

Akhiri Kebuntuan Politik, Parlemen Kosovo Pilih Albin Kurti Jadi PM

KAMIS, 12 FEBRUARI 2026 | 12:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Parlemen Kosovo akhirnya menetapkan Albin Kurti sebagai Perdana Menteri pada Rabu waktu setempat, 11 Februari 2026, mengakhiri kebuntuan politik yang telah berlangsung selama hampir satu tahun. 

Keputusan itu sekaligus mengantarkan Kurti meraih masa jabatan ketiga sebagai kepala pemerintahan negara Balkan tersebut.

Setelah 12 bulan menjabat dalam posisi caretaker, Kurti akhirnya dikukuhkan sebagai perdana menteri baru usai partainya, Vetevendosje (Self-determination), keluar sebagai pemenang dalam pemilu sela yang digelar Desember lalu.


Ia kemudian terpilih dengan dukungan 66 suara dari total 120 anggota parlemen pada pekan ini. 

Dalam pidato di hadapan parlemen sebelum pemungutan suara, Kurti memaparkan agenda legislatifnya dengan menekankan penguatan ekonomi serta peningkatan investasi di sektor pertahanan. 

Ia juga menyoroti ketegangan dengan Serbia yang hingga kini belum mengakui kemerdekaan Kosovo. Meski demikian, Kurti menegaskan komitmennya untuk membuka jalan normalisasi hubungan dengan Beograd. 

"Normalisasi adalah masalah pengaturan hubungan antara dua negara, yaitu sebagai hubungan eksternal bilateral dan bukan campur tangan atau ikut campur dalam urusan internal," kata Kurti kepada parlemen seperti dimuat AFP

Ketegangan di wilayah utara Kosovo, yang mayoritas dihuni etnis Serbia, masih terus membayangi sejak perang Kosovo-Serbia pada 1990-an. Normalisasi hubungan ini juga menjadi syarat penting bagi ambisi keanggotaan Uni Eropa (UE) kedua negara.

Sebelumnya, pemilu umum setahun lalu membuat Kurti gagal meraih mayoritas untuk membentuk pemerintahan, memicu stagnasi parlemen berbulan-bulan. 

Pemilu sela Desember lalu akhirnya dimenangkan Vetevendosje dengan lebih dari 51 persen suara dan 57 kursi, meski hasilnya sempat tertunda akibat penghitungan ulang dan penyelidikan pidana yang menyeret lebih dari 100 petugas pemilu.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Pakistan Siap Jadi Tuan Rumah Putaran Baru Perundingan Iran-AS

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:13

Rayakan Persib Juara, Replika Maung Raksasa Bomber Guncang Asia Afrika

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:06

Iran Tempuh Jalur Damai dengan Kekuatan dan Diplomasi Bermartabat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:02

Rudi Hartono: Blackout Sumatera Momentum Evaluasi Jaringan dan Mitigasi

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:30

Ekonomi Syariah Harus Perkuat Perlindungan Sosial Masyarakat

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:10

PHE Optimistis Proyek CCS Indonesia-Korsel Buka Peluang Investasi Baru

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:02

Kualitas Konsumsi Jemaah Haji Harus Dijaga Meski Dapur Berjarak 12 Km

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:00

Trump: Kesepakatan Damai Iran Hampir Rampung, Selat Hormuz Segera Dibuka

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:49

Pertamina Trans Kontinental Optimalkan Layanan Maritim Lewat Kerja Sama STS Proyek FAME

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:47

Menkop Sindir Organisasi yang Hanya Sibuk Seremonial

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:30

Selengkapnya