Berita

Ilustrasi

Politik

Kemenhub Diminta Gencarkan Sosialisasi Mudik Gratis 2026

SELASA, 10 FEBRUARI 2026 | 15:34 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) diminta untuk menggencarkan sosialisasi program mudik gratis Lebaran 2026. Hal ini bertujuan agar informasi layanan tersebut menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara merata.

Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB, Ruslan M. Daud, menilai sosialisasi masif merupakan kunci agar masyarakat memahami mekanisme, jadwal, hingga persyaratan pendaftaran. Tanpa penyebaran informasi yang luas, program ini dikhawatirkan tidak terserap optimal oleh kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.

"Program mudik gratis ini sangat bermanfaat bagi masyarakat menengah ke bawah. Negara wajib memastikan informasi sampai ke level bawah, bukan hanya beredar di ruang terbatas," ujar Ruslan di Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026.


Pada musim Lebaran 2026, Kemenhub kembali menyediakan armada bus gratis dengan rute meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, hingga Sumatera. 

Ruslan menekankan program ini bukan sekadar fasilitas transportasi, melainkan bentuk kehadiran negara dalam meringankan beban ekonomi warga di tengah lonjakan tarif angkutan saat mudik. Ia juga meminta Kemenhub transparan mengenai kuota dan teknis pendaftaran agar tidak menyulitkan calon pemudik. 

"Syaratnya harus sederhana dan mudah dipahami. Jangan sampai masyarakat kecil kesulitan mengakses karena kurang informasi," tegasnya.

Meski berstatus gratis, Ruslan mengingatkan pemerintah agar tetap menjadikan standar keselamatan dan kelayakan armada sebagai prioritas utama. Ia berharap masyarakat dapat pulang kampung dengan aman, nyaman, dan bertanggung jawab. 

“Lebaran merupakan momentum sakral bagi umat Muslim untuk kembali menyambung silaturahmi dengan orang tua dan sanak saudara di kampung halaman, maka sudah seharusnya jika pemerintah memfasilitasi mudik dengan seksama,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya