Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Mahkamah Agung, Jakarta pada Senin, 9 Februari 2026. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Purbaya Pede Koordinasi Fiskal-Moneter dengan BI Lebih Gampang

SENIN, 09 FEBRUARI 2026 | 16:25 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai koordinasi  antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia (BI) bakal semakin mudah usai Thomas Djiwandono resmi menjabat sebagai Deputi Gubernur BI.

Menurut Purbaya, kedekatan dengan Thomas membuat koordinasi lintas kebijakan ke depan akan jauh lebih gampang.

"Kan biasa makan siang, lebih gampang lagi (koordinasi), nanti kita makan siang di sana ke Pak Tommy, atau tiap jumatan ke MBG, nanti sama Pak Gubernur (BI)," kata Purbaya usai menghadiri pelantikan Thomas di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta pada Senin, 9 Februari 2026.


Saat ditanya terkait pesan khusus yang disampaikan kepada Thomas, bendahara negara itu menilai bahwa mantan Wamenkeu itu sudah memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni.

"Enggak, kan dia dipilih sendiri sebagai Deputi Gubernur. Sudah pintar dari saya, dia ngapain dikasih wejangan. Dia udah jago," jelasnya.

Purbaya pun menyampaikan ucapan selamat atas jabatan baru yang diemban Thomas. Ia berharap kehadiran Thomas di BI dapat memperkuat perumusan kebijakan ke depan.

"Selamat Pak Tommy atas posisi barunya. Mudah-mudahan di Bank Indonesia nanti bisa lebih berperan membentuk kebijakan yang pas, yang lebih bagus ke depan," tuturnya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara optimistis sinergi kebijakan fiskal dan moneter akan semakin solid.

"Pak Thomas kan dari Wakil Menteri Keuangan. Jadi, kita berharap habis ini kebijakan fiskal, kebijakan moneter tambah koordinasinya tambah komplit, tambah berlangsung dengan lancar," ujar Suahasil.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya