Berita

Prosesi pemakaman Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Senin, 9 Februari 2026. (Foto: YouTube TvOneNews)

Politik

Luhut Kenang Agus Widjojo: Kami Kehilangan Pemikir Intelektual TNI

SENIN, 09 FEBRUARI 2026 | 15:58 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Republik Filipina, merangkap Republik Kepulauan Marshall dan Republik Palau Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Senin, 9 Februari 2026.

Menteri Luar Negeri Sugiono bertindak sebagai inspektur upacara dalam prosesi pemakaman. Sejumlah pejabat negara dan para diplomat tampak hadir dalam prosesi pemakaman tersebut.

Luhut Binsar Panjaitan yang merupakan rekan seangkatan Agus Widjojo di Akabri merasa kehilangan atas kepergian Agus Widjojo.


“Ya kalau Pak Agus angkatan kami ya, Leting 70 (Akabri jebolan 1970) pada hadir. Kami kehilangan banget lah. Mas Agus saya kira pemikir intelektual dari TNI yang jumlahnya nggak banyak,” kata Luhut usai prosesi pemakaman.

Agus Widjojo merupakan lulusan Akabri 1970 yang memiliki dedikasi luar biasa pada negara. Ia merupakan putra Pahlawan Revolusi Mayjen Anumerta Sutoyo Siswomiharjo yang kemudian dikenal sebagai perwira TNI pemikir.

Agus Widjojo pernah menjabat sebagai Ketua Fraksi TNI/Polri di MPR periode 1999-2004. Ia pernah menjabat sebagai Deputi Kepala Unit Kerja Presiden Pengelolaan Program dan Reformasi (UKP3R) pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono periode pertama. Dia adalah Senior Fellow dari Centre for Strategic and International Studies dan Visiting Fellow Senior dari Institut Pertahanan dan Studi Strategis di Singapura. 

Pada 15 April 2016, Agus Widjojo resmi dilantik sebagai Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) hingga 2022.  
 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya