Berita

Wakil Grand Syaikh Al-Azhar, Prof. Dr. Muhammad Abdurrahman Ad-Duwaini, dan Grand Mufti Mesir, Prof. Dr. Nadhir Muhammad Ayyadh, menerima delegasi ASFA Foundation. (Foto: Istimewa)

Politik

Kembangkan SDM Moderat

Kiprah Prabowo dan Haji Isam Diapresiasi Al-Azhar Kairo

SENIN, 09 FEBRUARI 2026 | 09:34 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Al-Azhar Kairo menyampaikan apresiasi tinggi kepada Indonesia atas komitmen konkret dalam mempercepat pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul yang berhaluan moderat (wasathiyah).

Penghargaan tersebut secara khusus ditujukan kepada Presiden RI Prabowo Subianto serta Ketua Dewan Pembina ASFA Foundation, H. Samsudin Andi Arsyad (Haji Isam), atas dedikasi berkelanjutan mereka dalam memperkuat ekosistem pendidikan Islam di tingkat global.

Hal tersebut disampaikan secara resmi saat Wakil Grand Syaikh Al-Azhar, Prof. Dr. Muhammad Abdurrahman Ad-Duwaini, dan Grand Mufti Mesir, Prof. Dr. Nadhir Muhammad Ayyadh, menerima delegasi ASFA Foundation di kantor masing-masing, Minggu, 8 Februari 2026.


Delegasi tersebut terdiri dari 45 peserta pendidikan intensif yang merupakan pimpinan pesantren dari 22 provinsi di Indonesia, serta 150 mahasiswa S2 dan S3 Al-Azhar penerima beasiswa Lazis ASFA.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Grand Syaikh dan Grand Mufti Mesir secara khusus menyoroti peran strategis pemimpin dan tokoh bangsa Indonesia. 

Keduanya menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada Presiden Prabowo Subianto atas dukungan besar pemerintah terhadap percepatan SDM menuju Indonesia Emas 2045, khususnya bagi ribuan mahasiswa Indonesia yang menimba ilmu di Al-Azhar.

“Dukungan ini sangat vital untuk melahirkan ulama yang mumpuni di masa depan,” ujar petinggi Al-Azhar tersebut.

Di sisi lain, apresias juga diberikan untuk Ketua Dewan Pembina ASFA Foundation, Haji Isam. Al-Azhar menilai Haji Isam memiliki kepedulian luar biasa melalui bantuan yang berkesinambungan bagi mahasiswa internasional.

“Kami mendoakan agar Allah senantiasa menjaga beliau (Haji Isam), serta memberikan kemudahan dan taufik dalam segala usahanya. Dukungan beliau terhadap program kolaborasi ASFA dan Al-Azhar sangat dirasakan manfaatnya,” ungkap Syaikh Ad-Duwaini.

Kerja sama erat antara Al-Azhar dan ASFA Foundation ini tidak lepas dari peran inisiator utama, Almarhum Komjen Pol (Purn) Syafruddin Kambo. Selama tiga tahun terakhir, fondasi yang dibangun oleh Almarhum telah berkembang pesat melalui berbagai program strategis, mulai dari beasiswa, pelatihan, seminar, hingga riset kolaboratif.

Puncak dari sinergi ini terlihat nyata dengan diselenggarakannya wisuda internasional selama dua tahun berturut-turut, yakni pada November 2024 dan November 2025. Bekerja sama dengan ASFA, Al-Azhar menggelar wisuda akbar yang diikuti oleh lebih dari 1.900 wisudawan dari 46 negara. Konsistensi program ini menegaskan posisi ASFA Foundation dalam menjadikan pendidikan, kemanusiaan, dan perdamaian sebagai ikon unggulan.

Dalam pesannya kepada para kader ulama dan pimpinan pesantren, Syaikh Ad-Duwaini menekankan pentingnya penguasaan ilmu yang komprehensif agar mampu menjawab tantangan kekinian.

“Ulama harus menjadi teladan. Jadilah ulama yang membawa nilai wasathiyah (moderat), penuh hikmah, dan santun dalam berdakwah,” tegasnya.

Ketua Lazis ASFA, Muchlis Hasyim, dalam sambutannya menyampaikan salam hormat dari Haji Isam dan Ketua ASFA Foundation Junaidi Tirtanata. Ia menegaskan komitmen ASFA untuk terus menjadi mitra strategis Al-Azhar dalam melahirkan ulama kelas dunia.

Turut hadir mendampingi dalam pertemuan tersebut Penasehat ASFA Dr. Ali Hasan Bahar, Ketua Dewan Pengawas Syariah KH. Anang Rikza, serta Pejabat Pensosbud KBRI Kairo, Nur Salim.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Din Syamsuddin Nilai Serangan AS-Israel Bisa Porak-porandakan Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:14

Serangan AS-Israel ke Iran Bisa Picu Konflik Berkepanjangan

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:02

Iran Tutup Selat Hormuz, Lalu Lintas Minyak Global Terancam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:59

UI Tegaskan Demonstran yang Maki Polisi Bukan Mahasiswanya

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:41

AS-Israel Sama Sekali Tak Peka Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:33

KPK Pastikan Anggota Komisi V DPR Terseret Kasus DJKA

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:23

Harga BBM Pertamina 1 Maret 2026: Non-Subsidi Naik Serentak, Pertalite Stabil

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:40

Serangan Trump ke Iran Retakkan Integritas Demokrasi Amerika

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:17

Khamenei Meninggal Dunia, Iran Umumkan 40 Hari Masa Berkabung

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:07

Kritik PDIP soal MBG Bisa Dipahami sebagai Peran Penyeimbang

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:04

Selengkapnya