Momen pertemuan Bahlil Lahadalia dan Joko Widodo. (Foto: Istimewa)
Momen pertemuan Bahlil Lahadalia dan Joko Widodo. (Foto: Istimewa)
"Sikap Bahlil ini juga mencerminkan kalkulasi politik bahwa ia menghindari stigma pengkhianat, jika malah mengikuti arus Jokowi yang membicarakan Gibran atau Prabowo-Gibran dua periode," kata pengamat politik Citra Institute, Efriza kepada RMOL, Minggu 8 Februari 2026.
Efriza memperkirakan, pernyataan menggantung Bahlil yang terus berulang adalah rangka untuk memeberikan citra positif pada dirinya dan Golkar, bahwa seolah-olah mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran sampai akhir masa pemerintahan.
Populer
Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15
Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11
Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16
Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33
Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07
Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11
Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04
UPDATE
Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56
Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30
Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04
Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40
Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20
Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05
Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41
Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27