Momen pertemuan Bahlil Lahadalia dan Joko Widodo. (Foto: Istimewa)
Momen pertemuan Bahlil Lahadalia dan Joko Widodo. (Foto: Istimewa)
"Sikap Bahlil ini juga mencerminkan kalkulasi politik bahwa ia menghindari stigma pengkhianat, jika malah mengikuti arus Jokowi yang membicarakan Gibran atau Prabowo-Gibran dua periode," kata pengamat politik Citra Institute, Efriza kepada RMOL, Minggu 8 Februari 2026.
Efriza memperkirakan, pernyataan menggantung Bahlil yang terus berulang adalah rangka untuk memeberikan citra positif pada dirinya dan Golkar, bahwa seolah-olah mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran sampai akhir masa pemerintahan.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
Senin, 27 April 2026 | 03:59
Senin, 27 April 2026 | 14:16
Senin, 27 April 2026 | 21:08
UPDATE
Senin, 04 Mei 2026 | 16:19
Senin, 04 Mei 2026 | 16:18
Senin, 04 Mei 2026 | 16:05
Senin, 04 Mei 2026 | 15:34
Senin, 04 Mei 2026 | 15:32
Senin, 04 Mei 2026 | 15:27
Senin, 04 Mei 2026 | 15:26
Senin, 04 Mei 2026 | 15:17
Senin, 04 Mei 2026 | 14:50
Senin, 04 Mei 2026 | 14:45