Berita

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: RMOL/Jamaludin)

Hukum

KPK Usut Lokasi Pelarian Bos Blueray Cargo John Field Selama Buron

MINGGU, 08 FEBRUARI 2026 | 21:16 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pemilik Blueray Cargo, John Field sudah menyerahkan diri ke KPK. Meski demikian, KPK akan tetap mengusut pergerakan tersangka suap importasi barang di Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan itu selama buron.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengungkap, tempat pelarian John Field sudah masuk dalam materi penyidikan.

"Termasuk materi penyidikan yang didalami. Namun detailnya belum bisa disampaikan (kepada publik)," kata Budi, Minggu, 8 Februari 2026.


John Field sempat melarikan diri saat OTT KPK pada Rabu, 4 Februari 2026. Selama pelarian, John Field kemudian ditetapkan tersangka. Ia baru menyerahkan diri ke KPK pada Sabtu dini hari, 7 Februari 2026.

Dalam kasus ini, John Field ditetapkan tersangka bersama Direktur Penindakan dan Penyidikan (P2) DJBC periode 2024-Januari 2026, Rizal; Kepala Subdirektorat Intelijen P2 DJBC, Sisprian Subiaksono; Kepala Seksi Intelijen DJBC, Orlando Hamonangan.

Lalu ada Ketua Tim Dokumen Importasi PT Blueray Cargo, Andri; dan Manager Operasional PT Blueray Cargo, Dedy Kurniawan.

Selain menetapkan tersangka, KPK juga mengamankan barang bukti senilai Rp40,5 miliar yang didapat dari penggeledahan rumah Rizal, Orlando, kantor PT Blueray Cargo dan beberapa tempat lain.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya