Berita

Ilustrasi. (Foto: Artificial Intelligence)

Publika

Lebih Dekat pada Dugaan Palsu daripada Asli

MINGGU, 08 FEBRUARI 2026 | 05:18 WIB

SUSNO DUADJI ungkap pendapat Presiden Prabowo Subianto terkait kasus ijazah Joko Widodo alias Jokowi, saat bertemu di Kertanegara, kemarin. 

Kendati Pak Susno wanti-wanti mengatakan bukan merujuk secara langsung terhadap kasus ijazah Jokowi, tapi dari apa yang ia sampaikan di KompasTV, Presiden Prabowo sepertinya lebih cenderung menganggap ijazah Jokowi palsu ketimbang asli.

Misalnya, Presiden Prabowo dikatakannya kasus ijazah palsu ini banyak sekali terjadi di republik ini. Kalau diusut semua, bisa penuh penjara dibuatnya. 


Bahkan, Presiden Prabowo mencontohkan seorang profesor yang hanya fotonya doang. Artinya, kasus ijazah palsu ini bukan sesuatu yang asing di republik ini. Apalagi untuk kasus ijazah Jokowi yang sudah dipersoalkan sejak lama.

Kedua, banyak yang harus diusut atau dipersoalkan di negara kita ini ketimbang soal dugaan ijazah palsu Jokowi. 

Pendapat ini sudah sejak awal dikatakan oleh Presiden Prabowo. Banyak yang lebih penting daripada kasus ijazah Jokowi di republik ini. 

Dan Susno Duadji agak setuju dengan sikap Presiden Prabowo itu, yang dianggapnya sebagai sikap seorang negarawan sejati.

Artinya, kalau disimpulkan dari penjelasan Susno Duadji soal sikap Presiden Prabowo terhadap kasus ijazah Jokowi itu setidaknya ada tiga hal yang bisa digarisbawahi. 

Satu, selesaikan saja secara damai kasus ijazah Jokowi ini. Restorative justice. Tak ada lagi tersangka, terdakwa, apalagi terpidana dari pihak mana pun. 

Dua, sebagai kelanjutannya, maka mari beralih pada masalah-masalah yang lebih penting daripada sekadar ijazah, yang sudah menjadi masa lalu.

Tiga, kalau tak bisa juga berdamai dan beralih pada masalah yang lebih penting, maka selesaikan kasus ijazah Jokowi ini sesuai koridor hukum yang berlaku. 

Harus transparan dan bisa diterima kedua belah pihak. Jangan ada kesan kriminalisasi, meski itu dianggap sudah terjadi sebelumnya. Penegak hukum harus benar-benar berdiri di tengah; jangan berat sebelah.

Setidaknya tiga poin itulah menurut saya, sikap Presiden Prabowo terhadap kasus ijazah Jokowi, yang diutarakan Susno Duadji di KompasTV, usai bertemu langsung Presiden Prabowo dengan sejumlah tokoh yang lainnya.

Erizal
Direktur ABC Riset & Consulting

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya