Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Dokumentasi Presiden RI)

Politik

9 Naga Dicurigai sedang Ganggu Prabowo Lewat Jalur Ekonomi

MINGGU, 08 FEBRUARI 2026 | 01:01 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Saat pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto, Mantan Ketua KPK Abraham Samad menyebut Presiden marah pada 9 Naga yang selama ini telah terlalu kenyang menikmati Sumber Daya Alam (SDA) kekayaan Indonesia. 

Menanggapi hal tersebut, Koordinator Non Litigasi Tim Advokasi Anti Kriminalisasi Akademisi dan Aktivis, Ahmad Khozinudin menilai 9 Naga merupakan kelompok yang paling diuntungkan dari keberlimpahan bahan baku, pekerja dan pasar dari 285 juta jiwa penduduk Indonesia.

"Konon, mereka sedang mengganggu Presiden melalui jalur ekonomi yang mereka kuasai," kata Khozinudin melalui keterangan tertulis, dikutip Minggu 8 Februari 2026.


Menurut Khozinudin, 9 Naga berusaha memaksa negara tunduk pada kepentingan mereka, melayani bisnisnya, sebagaimana kebijakan era Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi  yang telah menjadikan negara sebagai pelayan oligarki.

"Bolak baliknya sejumlah pengusaha ke kediaman Jokowi, mengonfirmasi mereka tidak mendapat ruang di era Prabowo Subianto," kata Khozinudin.

Sembilan Naga, sambung Khozinudin, berusaha menagih janji kepada Jokowi untuk mendapatkan pelayanan kekuasaan, setelah keuntungan materi banyak diterima oleh Jokowi.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

UPDATE

OTT Tak Berarti Apa-apa Jika KPK Tak Bernyali Usut Jokowi

Minggu, 08 Februari 2026 | 06:17

Efektivitas Kredit Usaha Rakyat

Minggu, 08 Februari 2026 | 06:00

Jokowi Tak Pernah Berniat Mengabdi untuk Bangsa dan Negara

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:51

Integrasi Transportasi Dikebut Menuju Jakarta Bebas Macet

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:25

Lebih Dekat pada Dugaan Palsu daripada Asli

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:18

PSI Diperkirakan Bertahan Jadi Partai Gurem

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:10

Dari Wakil Tuhan ke Tikus Got Gorong-gorong

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:24

Pertemuan Kapolri dan Presiden Tak Bahas Reshuffle

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:21

Amien Rais Tantang Prabowo Copot Kapolri Listyo

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:10

PDIP Rawat Warisan Ideologis Fatmawati

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:07

Selengkapnya