Berita

Ilustrasi

Politik

Sentinel: Digitalisasi Seharusnya Memperkuat Pengendalian Subsidi

JUMAT, 06 FEBRUARI 2026 | 17:48 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Keputusan penunjukan Direktur Utama Subholding Pertamina Patra Niaga (PPN) pasca-merger harus dibarengi dengan komitmen kuat terhadap perbaikan tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas di sektor energi nasional. 

Hal ini agar keputusan sejalan dengan agenda reformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terus didorong pemerintah.

Lembaga pemantau kebijakan publik, Sentinel Studi Hukum dan Masyarakat (Sentinel), mengingatkan pentingnya memastikan kepemimpinan yang mampu mendorong perbaikan sistemik, khususnya di sektor hilir migas.


Sentinel juga menyoroti kinerja operasional subholding tersebut dalam beberapa tahun terakhir, termasuk persoalan distribusi bahan bakar minyak (BBM).

Director of Policy Advocacy Sentinel, Ronal Jefferson mengatakan, sejauh ini masih ditemukannya kejadian kekosongan BBM di sejumlah wilayah, mulai dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi hingga Jawa.

Dalam kajiannya, kata dia, Sentinel menyoroti implementasi program Biosolar B40 Performance yang dinilai perlu dievaluasi secara menyeluruh.

Lembaga ini mendorong agar seluruh proses pengadaan bahan pendukung, termasuk zat aditif, dilakukan secara transparan dan kompetitif sesuai prinsip tata kelola yang baik.

Sentinel juga menekankan pentingnya memastikan bahwa proses produksi biodiesel dilakukan sesuai standar keselamatan dan mutu. Pengawasan terhadap metode pencampuran bahan bakar dinilai krusial agar kualitas BBM yang diterima masyarakat tetap terjaga.

“Program transisi energi seperti B40 harus dijalankan dengan standar teknis yang ketat agar tidak menimbulkan persoalan baru di lapangan,” ujar Ronal dalam keterangan tertulis, Jumat 6 Februari 2026.

Selain itu, Sentinel menilai proyek digitalisasi ribuan SPBU yang digulirkan beberapa tahun terakhir perlu dievaluasi efektivitasnya.

Digitalisasi sejatinya diharapkan menjadi instrumen pengawasan distribusi BBM dan subsidi, namun di lapangan masih ditemukan indikasi kebocoran yang memerlukan perbaikan sistem dan penguatan pengawasan.

Sentinel mengingatkan bahwa besarnya alokasi dana subsidi energi, termasuk dukungan pembiayaan biodiesel yang diperkirakan mencapai puluhan triliun rupiah per tahun, menuntut pengelolaan yang sangat hati-hati dan akuntabel.

“Digitalisasi seharusnya memperkuat pengendalian subsidi. Jika masih terjadi kebocoran, berarti ada aspek sistem yang perlu dibenahi secara serius,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya