Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

JUMAT, 06 FEBRUARI 2026 | 13:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdagangan saham Bakrie Group ditutup dengan tren pelemahan yang cukup signifikan, meski aktivitas jual-beli di pasar menunjukkan minat investor tetap tinggi. 

Empat saham utama grup ini; UNSP, BNBR, BUMI, dan BRMS, mencatat penurunan harga pada perdagangan Jumat 6 Februari 2026, masing-masing dengan karakteristik pergerakan yang berbeda sepanjang sesi.

Saham UNSP menjadi sorotan karena melemah hampir 10 persen atau Rp22 ke level Rp208. Saham ini bergerak flat sepanjang sesi, dengan harga tertinggi dan terendah sama-sama Rp208, sementara volume perdagangan tercatat kecil, hanya 18.712 saham senilai Rp3,89 juta. 


Meskipun tekanan jual terasa, permintaan (bid) besar mencapai Rp2,15 miliar menunjukkan investor masih menunggu peluang rebound.

Sementara itu, BNBR turun 10 persen ke level Rp90, dengan transaksi yang jauh lebih aktif: 68,59 juta saham berpindah tangan senilai Rp19,38 juta. Kapitalisasi pasar BNBR tercatat Rp15,61 triliun, menempatkannya di peringkat kedua dalam industrinya. 

Aktivitas perdagangan tinggi ini menandakan investor masih memantau pergerakan harga untuk menentukan momen masuk.

Saham BUMI menunjukkan pelemahan moderat sebesar 6,67 persen ke Rp224, namun dengan transaksi yang sangat aktif. 

Sebanyak 3,86 miliar saham diperdagangkan senilai hampir Rp883 miliar. Pergerakan harga berada di rentang Rp218-238, dengan penawaran di Rp224 dan permintaan di Rp222, menandakan tekanan jual yang masih terasa, tapi pasar tetap likuid. 

Kapitalisasi BUMI mencapai Rp83,18 triliun, menempatkannya sebagai salah satu saham terbesar di sektor terkait.

Sedangkan BRMS turun 7,65 persen ke level Rp905, dengan volume perdagangan tinggi mencapai 191,94 juta saham senilai Rp181,10 miliar. 

Saham ini bergerak dalam kisaran Rp900-970, menunjukkan adanya fluktuasi harga yang cukup signifikan. Likuiditas tinggi menandakan investor masih aktif, meski tekanan jual moderat tetap muncul. Kapitalisasi pasar BRMS berada di Rp128,31 triliun, menempatkannya di peringkat kedua dalam industrinya dan ke-19 di seluruh Bursa.

Secara keseluruhan, saham-saham Bakrie Group hari ini mengalami tekanan jual yang bervariasi, mulai dari moderat hingga signifikan. Meski demikian, tingginya volume perdagangan, khususnya pada BUMI dan BRMS, menunjukkan minat investor tetap ada, baik untuk trading jangka pendek maupun mencari level harga lebih menarik untuk masuk posisi.

Pasar tampak mencerminkan sentimen hati-hati dari investor, dengan fokus pada likuiditas dan fluktuasi harga sebagai peluang investasi. Investor diperkirakan akan terus memantau pergerakan saham Bakrie Group dalam beberapa sesi mendatang untuk menentukan strategi masuk atau menambah posisi.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya