Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Dibuka Merah

JUMAT, 06 FEBRUARI 2026 | 08:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia kompak melemah pada pembukaan perdagangan Jumat, 6 Februari 2026, dipicu aksi jual besar-besaran pada saham teknologi di Wall Street yang menular ke pasar Asia.

Dikutip dari CNBC, indeks KOSPI sempat merosot hingga 5 persen sebelum sedikit membaik, namun masih tercatat turun 3,86 persen. Sementara itu, indeks saham berkapitalisasi kecil KOSDAQ turun lebih dalam, yakni sebesar 5,26 persen.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 dibuka melemah 1,22 persen. Kondisi ini membuka peluang penurunan untuk hari ketiga berturut-turut. Indeks TOPIX yang mencerminkan pasar lebih luas juga ikut turun 0,74 persen.


Pasar saham Australia turut tertekan. Indeks ASX 200 turun 1,61 persen, mencerminkan sentimen global yang masih cenderung menghindari risiko (risk-off).

Sementara itu, kontrak berjangka Hang Seng Index berada di level 26.510, lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya di 26.885,24. Hal ini mengindikasikan bursa Hong Kong berpotensi dibuka melemah.

Pelemahan hari ini sejalan dengan kinerja Wall Street pada perdagangan sebelumnya, di mana saham-saham teknologi ditutup di zona merah.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya