Berita

Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (RMOL/Reni Erina)

Politik

Pansel Pimpinan OJK segera Dibentuk

RABU, 04 FEBRUARI 2026 | 14:09 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Proses pembentukan Panitia Seleksi (Pansel) calon pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan segera dimulai.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pihaknya telah mengirimkan surat kepada sejumlah lembaga untuk mengusulkan perwakilan sebagai anggota Pansel OJK.

Surat tersebut antara lain dikirimkan kepada Bank Indonesia (BI) serta institusi terkait lainnya yang akan terlibat dalam susunan Pansel OJK.


“Ini kami sedang mengirim surat ke BI dan pihak-pihak terkait untuk mengirimkan perwakilan sebagai anggota Pansel,” kata Purbaya usai menghadiri acara Indonesia Economic Summit 2026, dikutip Rabu 4 Febuari 2026.

Purbaya menjelaskan, Pansel OJK nantinya akan diisi oleh perwakilan pemerintah, Bank Indonesia, OJK, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), sektor keuangan, akademisi, hingga tokoh masyarakat. 

Komposisi tersebut dimaksudkan untuk menjaga independensi dan profesionalisme proses seleksi pimpinan otoritas jasa keuangan.

Selain unsur otoritas, pemerintah juga akan melibatkan perwakilan masyarakat dan sektor swasta. Untuk unsur tersebut, pendekatan akan dilakukan secara langsung.

“Untuk yang private dari masyarakat, kami akan mengontak satu per satu untuk menjadi anggota Pansel,” kata Purbaya.

Sebagai informasi, sejumlah pejabat tinggi OJK mengundurkan diri secara serentak pada Jumat 30 Januari 2026. Pengunduran diri tersebut terjadi setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami trading halt selama dua hari berturut-turut pada 28-29 Januari 2026.

Beberapa pejabat yang mundur antara lain Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi, Deputi Komisioner Pengawas Emiten dan Transaksi Efek Ida Bagus Aditya Jayaantara, serta Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya