Berita

Presiden RI Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

RABU, 04 FEBRUARI 2026 | 10:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak akan bertahan di Board of Peace (BoP) jika keikutsertaan tersebut tidak membawa perubahan nyata bagi Palestina dan justru bertentangan dengan prinsip konstitusi serta nilai kemanusiaan. 

Komitmen itu disampaikan Prabowo saat menerima sejumlah tokoh Islam di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026.

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis yang hadir dalam pertemuan mengungkap bahwa Presiden memberikan ruang bagi Indonesia untuk tidak terlibat dalam kebijakan BoP yang tidak sejalan dengan sikap nasional. 


“Beliau (Presiden Prabowo) memberi respon, kami masuk di BoP itu bisa tidak ikut ketika itu tidak sesuai dengan pendapat kita. Yang kedua, kalau memang tidak bisa melakukan perubahan, beliau siap keluar dari BoP. Itu yang saya tangkap begitu,” ujarnya.

Ia menambahkan, Presiden menegaskan opsi abstain hingga keluar dari BoP akan diambil bila kebijakan forum tersebut melenceng. 

“Kata Pak Presiden, ketika itu kebijakan kemudian ada langkah yang tidak sesuai, kami akan abstain dan absen. Abstain dan absen. Kemudian ketika memang itu tidak cocok dan tidak bisa melakukan apa-apa, beliau siap keluar dari BoP itu,” ungkapnya.

Meski memahami pendekatan Presiden yang ingin terlibat langsung dalam upaya perdamaian, Cholil mengaku tetap skeptis melihat realitas konflik Palestina yang belum mereda. 

“Saya yang menyampaikan langsung, kami skeptis karena apa? Karena Netanyahu sampai sekarang tidak mengakui negara Palestina. Yang kedua, serangan itu masih ada,” tegasnya.

Dalam dialog tersebut, Cholil juga menegaskan kekhawatiran agar Indonesia tidak justru menjadi pihak yang melegitimasi penjajahan. 

“Iya, beliau merespon yang saya sampaikan. Merespon saya bilang, jangan sampai kita melegitimasi terhadap penjajahan itu dan kita hanyalah menjadi pelengkap,” ujar Cholil.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya