Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

BEI Beri Status UMA pada Empat Saham Ini

SENIN, 02 FEBRUARI 2026 | 11:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menyematkan status Unusual Market Activity (UMA) terhadap empat saham, yakni PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI), PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE), PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), dan PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR).

Penetapan status tersebut dilakukan setelah BEI mencermati pergerakan dan pola transaksi saham-saham tersebut. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menjelaskan bahwa saham AGAR masuk radar karena mengalami lonjakan harga yang dinilai tidak lazim. Sementara itu, saham CSMI, CARE, dan MSIN terpantau memiliki pola transaksi yang menyimpang dari kebiasaan pasar.

Kendati demikian, Yulianto menegaskan bahwa penetapan status UMA tidak serta-merta mengindikasikan adanya pelanggaran terhadap peraturan pasar modal oleh emiten terkait.


“Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham-saham tersebut,” tulis Yulianto dalam keterbukaan informasi BEI, dikutip redaksi di Jakarta, Senin 2 Februari 2026. 

Seiring dengan penetapan UMA ini, BEI mengimbau para investor untuk lebih berhati-hati dan mencermati sejumlah hal penting. Investor diminta memperhatikan respons emiten atas permintaan klarifikasi dari Bursa, menelaah kinerja dan keterbukaan informasi perusahaan, mengkaji kembali rencana aksi korporasi yang belum memperoleh persetujuan RUPS, serta mempertimbangkan berbagai potensi risiko sebelum mengambil keputusan investasi.

Saham AGAR ditutup stagnan di level Rp346 pada perdagangan akhir pekan kemarin, Jumat 29 Januari 2026. Meski tidak berubah dibanding penutupan sebelumnya, saham ini telah melonjak 24,46% dalam periode berjalan. 

Di saat yang sama, saham MSIN melemah 2,97 persen dan ditutup di Rp392. Saham ini dibuka di Rp404 dan bergerak di rentang Rp344 hingga Rp404.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya