Berita

Anggota Komisi VII DPR RI, Rico Sia (Foto: Dokumen Fraksi Nasdem)

Politik

DPR Minta TVRI Maksimalkan Siaran Piala Dunia hingga Pelosok Negeri

JUMAT, 30 JANUARI 2026 | 12:12 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI diminta untuk memanfaatkan momentum Piala Dunia 2026 untuk memberikan hiburan maksimal bagi masyarakat di seluruh pelosok Indonesia, termasuk daerah dengan jaringan terbatas dan wilayah terdampak bencana. 

Anggota Komisi VII DPR RI, Rico Sia, mengatakan, di kota kota memang bisa dapat siaran TVRI, tapi sebagian di pulau dan pegunungan, harus diperhatikan agar semua bisa menyaksikan siaran piala dunia.

“Mohon pikirkan caranya agar masyarakat di sebagian Raja Ampat, sebagian Maybrat, sebagian Tambrauw, sebagian Kabupaten Sorong dan sebagian Kabupaten Sorong Selatan bisa menikmati siaran dengan baik. Ini kesempatan terbaik bagi TVRI untuk hadir di seluruh Indonesia,” ujar Rico kepada wartawan, Jumat, 30 Januari 2026.


TVRI resmi menjadi host broadcaster nasional untuk menyiarkan seluruh pertandingan Piala Dunia 2026. TVRI akan menayangkan pertandingan secara Free To Air (FTA) untuk memastikan masyarakat Indonesia dapat mengakses siaran berkualitas.

Legislator Nasdem ini menyebut perlunya perhatian pada jangkauan siaran, terutama di dapilnya di Papua Barat Daya. Ia menyarankan agar TVRI memfasilitasi masyarakat di daerah dengan jaringan terbatas agar tetap dapat menikmati Piala Dunia. 

Selain itu, Rico mengingatkan agar penyiaran juga memperhatikan daerah-daerah terdampak bencana, sehingga hiburan dapat dinikmati masyarakat yang sedang terdampak situasi darurat.

Menurut Rico, momen Piala Dunia ini menjadi kesempatan bagi TVRI untuk menunjukkan kehadiran negara di seluruh pelosok Tanah Air dan memberikan layanan informasi dan hiburan yang merata.

"Kesempatan inilah TVRI bisa pakai, yang sebelum-sebelumnya mungkin TV Nasional, yang kali ini TVRI, pergunakan dengan baik, bahwa negara hadir di seluruh Indonesia sampai dengan ke pelosok-pelosok," pungkasnya.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

UPDATE

Surya Paloh: Ramadan Momentum Perkuat Spirit Pengabdian

Kamis, 19 Februari 2026 | 21:53

Kalender Maret 2026: Tanggal Merah dan Cuti Bersama

Kamis, 19 Februari 2026 | 21:47

Selain Narkoba, AKBP Didik Terbukti Lakukan Penyimpangan Seksual

Kamis, 19 Februari 2026 | 21:39

Cara Tukar Uang Baru 2026 di PINTAR BI, Dibuka 26 Februari

Kamis, 19 Februari 2026 | 21:10

Presiden Prabowo Angkat Prihati Pujowaskito jadi Dirut BPJS Kesehatan

Kamis, 19 Februari 2026 | 20:33

Bareskrim Periksa Admin YouTube Pandji Soal Kasus Toraja

Kamis, 19 Februari 2026 | 20:18

Pegawai Bea Cukai Diultimatum Penuhi Panggilan KPK

Kamis, 19 Februari 2026 | 19:31

Laporan Pemerasan Oknum Peradilan Berpeluang Meningkat

Kamis, 19 Februari 2026 | 19:08

Isu WNI Bergabung dengan Militer Israel Bisa Jadi Bola Liar

Kamis, 19 Februari 2026 | 19:01

Surya Paloh Ajak Tokoh Bangsa Perkuat Silaturahmi di Bulan Ramadan

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:51

Selengkapnya